PT SBS Mengaku, Karyawannya 90 % Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG ENIM | KSOL – Erdawati, Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia (SDM), PT Satria Bahana Sarana (SBS) menyatakan pihaknya lebih diuntungkan bila menggunakan tenaga local dari pada tenaga luar daerah.

Erdawati yang didampingi Koko Komara, HRGA Devisi Head dan Tengku dari Bagian Legal Perusahaan PT SBS ini kepada sejumlah awak media menambahkan, penerimaan tenaga kerja lokal bagi perusahaan sangat menguntungkan, dibandingkan harus mengambil tenaga kerja diluar daerah.

“Jika tenaga kerja lokal pihaknya tidak perlu menyediakan Mess, menanggung ongkos pulang pergi pegawai dan lain sebagainya,” ujarnya kepada awak media di kantor PT SBS di Ex kantor PT Bukit Kendi, Komplek Perkantoran PTBA Tanjung Enim Kabupaten Muara Enim, Senin (5/6/2017).

Sampai saat ini, salah satu Perusahaan Mining di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan ini mengaku, 90 persen dari tenaga kerja di perusahaannya diisi tenaga kerja lokal.

Direktur Keuangan dan SDM PT SBS Erdawati didampingi HRGA Devisi Head PT SBS Koko Komara dan Tengku dari Bagian Legal Perusahaan PT SBS, saat di jumpai sejumlah awak media di kantor PT SBS, Senin (5/6/2017). FOTO.DOK.KSOL/ALDO

Dijelaskannya, untuk rekrutmen tenaga kerja yang diperlukan, pihaknya tidak menerima lamaran secara langsung ke perusahaan, namun melalui PO BOX 100.

“Saat ini hampir 90 persen tenaga kerja kita dari lokal. Dari sana Perusahaan juga menerima tenaga kerja yang memang diperlukan. Seperti tenaga kerja mekanik dan Operator dilapangan,”ujarnya di hadapan awak media.

Dikatakannya, untuk jumlah tenaga kerja PT SBS saat ini sebanyak 649 orang, dimana 90 persennya berasal dari tenaga lokal disekitar perusahaan, untuk pertimbangan dalam mencari tenaga kerja. “Jadi intinya bukan kami yang mencari, tetapi orang yang melamar masuk melalui LSM dan Forum pemuda di sekitar perusahaan,” tegasnya.

TEKS/FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN | EDITOR : T PAMUNGKAS



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *