Pengahayatan ideologi negara memang lemah, pejabat negara harus ikhlas

Anggota Komisi V dari Fraksi Partai NasDem Syarief Abdullah Alkadrie

JAKARTA | KSOL –  Sekretaris Fraksi Partai NasDem Syarif Abdullah Alkadrie mengakui, selama ini pengahayatan terhadap ideologi negara agak lemah. “Apalagi setelah reformasi ini, gak ada dosisnya malahan,” ujarnya menanggapi, langkah Presiden Joko Widodo membentuk tim pengarah Unit Kerja Presiden Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP PIP).

Oleh sebab itu, Syarif menambahkan, upaya memberikan pemahaman tentang Pancasila yang benar dan segar sangat dibutuhkan bagi generasi penerus. Bahkan, Syarif  sepakat bila gagasan itu dimasukkan dalam kurikulum.

“Saya setuju dimasukkan dalam kurikulum, karena anak-anak sekarang ga paham. Mereka cuman tau lambang garuda, dan ga tau lagi sekarang apa masih dibacakan pada saat upacara hari Senin. Tapi kalau pun ada, itupun hanya di ucapkan saja, gak tau apa hakikat dari Pancasila. Ini harus dipahami oleh generasi muda kita,” tegasnya.

Adapun di tataran negara, Pancasila harus konsekuen menjadi rujukan bagi para pengambil kebijakan ketika merumuskan kebijakan-kebijakannya. “Pejabat-pejabat negara juga harus memahami dan melaksanakan Pancasila secara tulus ikhlas,” tambahnya.

“Saya berharap dengan unit kerja ini Pancasila itu hidup kembali. Benar-benar hidup tidak hanya dalam kehidupan berbangsa tapi terutama juga dalam kehidupan bernegara,” ujarnya saat diwawancarai di gedung DPR RI Nusatara I, Kamis (9/6/2017).

Anggota Komisi V DPR RI ini menyatakan, lembaga UKP PIP yang di bentuk dapat berfungsi baik agar bagaimana masyarakat Indonesia memahami dan menghayati arti pentingnya Pancasila.

“UKP PIP ini kepentingan secara nasional untuk bangsa ini. Sehingga rakyat betul-betul mengerti oh ini sebenarnya Pancasila. Harus begitu, sebab selama ini memang kita harus akui pengahayatan terhadap ideologi negara memang agak lemah. Apalagi setelah reformasi ini gak ada dosisnya malahan,” tandasnya.

TEKS : REL/T PAMUNGKAS | FOTO DOK.KSOL/NasDem | ILSTRASI : GOOGLE IMAGE



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *