Diduga Menimbulkan Tersinggung BPK, Asisten Tapem Muratara Dicopot

MURATARA | KSOL – Pernyataan Syafruddin, Asisten Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Muratara yang diduga membuat tersinggung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berimbas pada pencopotan jabatan.

Secara mendadak, Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) H M Syarif Hidayat melantik Tarmidzi, staf ahli bidang ekonomi dan pembangunan, menggantikan Syafrudin sebagai Asisten Tapem Muaratara yang baru, Jum’at (02/06/2017).

Pergatian ini, diduga sebagai akibat dari adanya bahasa yang kurang pantas dan dinilai mencoreng nama baik daerah Kabupaten Muratara.

Pelantikan yang dilaksanakan di offroom lantai II gedung Setda Kabupaten Muratara tersebut seketika menimbulkan pertanyaan sejumlah pihak, termasuk para awak media dan warga Kabupaten Muratara.

“Pernyataan di koran regional beberapa waktu lalu yang mencederai Kabupaten Muratara, dengan menyinggung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” kata Bupati Muratara, Syarif Hidayat usai melantik Asisten Tapem yang baru.

Selain itu, Bupati menyampaikan, pergantian ini karena kinerja Asisten Tapem yang lama dianggap buruk. Akibat membuat keputusan tanpa berkoordinasi terlebih dahulu dengan atasan, yakni Bupati selaku kepala daerah.

“Tidak boleh mengambil keputusan tanpa ada koordinasi dengan atasan langsung, apalagi menyangkut nama baik daerah,” ucapnya.

Syarif Hidayat memerintahkah agar Asisten Tapem yang baru untuk membenahi tata pemerintahan dengan baik. “Tugas utama, Tarmizi selaku asisten tapem yakni menyelasaikan persoalan lahan dengam Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Tebing Kecamatan Nibung dan juga pembukaan lahan di lingkar Danau Raya Kecamatan Rupit,” tegasnya.

“Kepada saudara Syafruddin (Asisten Tapem yang lama), terima kasih atas dedikasi dan sumbangsihnya terhadap Pemkab Muratara, nanti kalau ada jabatan yang baru akan dipromosikan,” imbuh Bupati.

TEKS : RAHMAT AIZULLAH  | EDITOR : T PAMUNGKAS




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *