Promosi Asian Games Mulai Gencar di Palembang

PALEMBANG | KSOL — Promosi Asian Games 2018 mulai digencarkan di Palembang, Sumatra Selatan. Di salah satu kota penyelenggara ini, terpasang sejumlah alat promosi seperti banner dan spanduk.

Ketua Bidang Promosi Panitia Penyelenggara Asian Games Indonesia (INASGOC) Nirmala Dewi di Palembang, Rabu (5/4), mengatakan, kegiatan tersebut mulai berjalan tapi belum secara menyeluruh. Ini karena INASGOC masih terbentur ketersediaan dana.

“Promosi masih jalan meski seadanya mengingat masih ada persoalan dana. Tapi terlepas dari persoalan itu, sebenarnya masyarakat sudah bisa melihat banyak banner, spanduk, dan alat promosi lain dipasang di tempat-tempat keramaian,” kata Dewi.

Ia mengatakan target INASGOC pada 2017 adalah memasang alat-alat promosi di pusat kota, bandara, ruang terbuka hijau, mal, dan lainnya.

Banner dan spanduk ini telah didesain sedemikian rupa sehingga energi pelaksanaan Asian Games akan benar-benar terasa di Palembang sejak 2017 atau dua tahun sebelum pelaksanaan.

“Desain sudah saya ajukan ke Dewan Olimpiade Asia (OCA), setelah disetujui maka panitia di Palembang tinggal jalan, tapi tetap juga tergantung pada ketersediaan dana,” kata dia.

Hingga kini INASGOC masih kekurangan dana sekitar Rp8 triliun untuk penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di Asia itu yang bakal diikuti 54 negara peserta.

Pemerintah pusat saat ini sedang menyiapkan payung hukum untuk pengucuran dana tersebut mengingat yang tersedia baru Rp500 miliar.

Dewi mengatakan salah satu konsep yang akan diusungnya yakni memasang banner di tiang Light Rail Transit (LRT).

“Seusai dengan logo Asian Games yang berwarna-warni, maka tiang LRT akan dibungkus dengan warna biru, merah, hijau, dan putih,” kata dia.

Kemudian, dalam rencana kerja INASGOC, pada 2018 mendatang atau satu tahun menjelang pelaksanaan, maka banner dan spanduk dan alat promosi lainnya sudah masuk ke arena pertandingan di Kompleks Olahraga Jakabaring.

“Jadi baru terasa bahwa Palembang itu benar-benar tuan rumah Asian Games dan sangat bergembira untuk menyambut ajang ini. Saat ini, belum bisa, bukan karena persoalan dana saja tapi sejumlah pembangunan infrastruktur seperti LRT dan jembatan juga masih jalan hingga kini,” ujar Dewi.

TEKS : ANTARA




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *