Polres Empat Lawang Gerebek Rumah Perakit Senpira

EMPAT LAWANG | KSOL – Sindikat pembuat senjata api rakitan (senpira) di wilayah hukum Polres Empat Lawang di gerebek, Selasa (14/2/2017) sekitar pukul 04.30 WIB. Industri rumahan tempat perakitan senpira tersebut berada di Desa Tanjung Ning Jaya, Kecamatan Saling kabupaten Empat Lawang. Dari hasil penggerbekan itu, tiga pelaku berhasil diamankan berikut barang bukti (BB) senpira dan peralatannya.

AKBP Bayu Dewantoro (Kapolres Empat Lawang)

AKBP Bayu Dewantoro (Kapolres Empat Lawang)

Ketiga pelaku yakni Samsudin (54), Heriyanto (31) dan Suharto (40) semuanya bekerja sebagai petani warga Desa Tanjung Ning Jaya, Kecamatan Saling. Dari ketiga pelaku ditemukan tiga senpira jenis kecepek, satu gergaji besi, satu mesin gerinda, dua kantong bubuk mesiu dan belasan amunisi. “Ini merupakan hasil operasi Senpi Musi di Februari. Ada empat senpi yang kita amankan dari empat pelaku, tiga pelaku sudah kita amankan dan satu masih DPO,” ujar Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro, kemarin.

Untuk yang DPO, kata Bayu, masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Sebelumnya, pihak polres melakukan pengerebekan di rumah pelaku berinisial Hy di Desa Umo Jati, Kecamatan Lintang Kanan pada Minggu (12/2/2017) sekitar pukul 04.40 WIB.

Namun saat itu pelaku tidak ada di rumah, setelah digeledah di dalam rumahnya ditemukan satu pucuk senpira jenis revolver dengan isi enam peluru yang disimpan di atas lemari dalam kamar pelaku. Ketika anggota menggeledah rumah ayahnya disebelah rumahnya sendiri hanya ditemukan satu kotak peluru.

“Bagi warga yang menyimpan senpira segeralah menyerahkan ke polres atau polsek, tidak akan diproses. Tapi jika tertangkap oleh kami, terpaksa akan kami proses hukum. Senpi ini berbahaya dan bisa digunakan untuk tindak kejahatan,” kata Bayu.

Sementara pelaku Hariyanto mengaku baru empat bulan memproduksi senpira, ia belajar melihat dari senpira sebelumnya. Sedangkan barang-barang ia peroleh dari Lubuklinggau. “Hanya inilah yang saya buat. Sebenarnya tidak untuk jual, tapi karena butuh uang terpaksa saya jual, harganya Rp 300 ribu. Modal saya buat sekitar Rp 200 ribu,”tukasnya.

TEKS / FOTO : ARI  |  EDITOR : SAUKANI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *