Pasukan Khusus Indonesia yang Paling Ditakuti Dunia

OLEH GUSNAWATI JAMARIS

Tahukah Anda, bahwa Indonesia memiliki pasukan khusus yang terbaik dan menjadi yang paling ditakuti? Memang tidak banyak orang yang tahu dengan keberadaan pasukan khusus ini.

Mereka adalah sekelompok orang terpilih yang jelas memiliki kualifikasi di atas rata-rata. Proses perekrutan pasukan super rahasia ini dilakukan dengan sangat ketat. Bahkan, pelatihannya pun super keras.

Dengan mottonya Satya Wira Dharma, menjadikan pasukan ini memiliki kemampuan anti-teror, anti-sabotase, pengintaian, dan intelijen. Sehingga, soal serbu dan menyergap, merekalah ahlinya. Terlebih lagi dalam menghadapi teroris, mereka terlatih untuk hal tersebut. Mari, kita kenali lebih lanjut pasukan khusus yang paling ditakuti di dunia ini.

Denjaka merupakan pasukan khusus Indonesia yang paling ditakuti di Dunia. Sejarah berdirinya pasukan ini diawali dari keputusan KSAL No SKep/2848/XI/1982 tentang pembentukan Pasula atau Pasukan Khusus Angkatan Laut. Kemudian Panglima TNI mengesahkan pembentukan Denjaka atau Detasemen Jala Mangkara pada tanggal 13 November 1984.

Pasukan ini dipimpin oleh seorang perwira berpangkat Kolonel, manum tugas pelaksana pembina berada dibawah komandan Marinir. Untuk dapat bergabung menjadi anggota Denjaka tidaklah mudah. Sebab selain fisik, kemampuan otak juga menjadi penentu.

Seorang calon Denjaka harus bisa melewati kursus PTAL atau Penanggulangan Teror Aspek Laut, selain itu beragam pelatihan di luar akal sehat pun harus dilalui. Salah satu yang paling menantang adalah kamp tawanan dan pelolosan, bahkan tidak sedikit siswa yang gugur dalam tahapan ini.

Dari ratusan orang yang mendaftar menjadi anggota Denjaka, biasanya hanya ada sekitar 50 orang yang bisa lolos. Pasalnya satu per satu tumbang setelah melalui berbagai rangkaian proses seleksi dan latihan yang mengerikan.

Salah satu contoh penggemblengan anggota Denjaka ialah dengan melepasnya dilaut lepas dengan tangan dan kaki yang terikat. Dalam hal ini mereka dituntut untuk bisa melepaskan diri dari ombak yang ganas. Sehingga bila suatu saat mereka dilepas musuh dengan kondisi kaki dan tangan yang terikat, mereka mampu bertahan hidup.

Begitu pula dengan proses latihan dihutan, mereka dilepas tanpa perbekalan dan satu-satunya perbekalan yang diberikan hanyalah garam. Sehingga dari latihan ini diharapkan anggota Denjaka memiliki kemampuan bertahan di alam, melatih kemampuan fisik hingga skill perorangan.

Kemudian untuk melatih kemampuan di udara, mereka pun dilatih untuk terjun dari pesawat dengan ketinggian yang sulit dideteksi oleh musuh.

Sebenarnya anggota Denjaka merupakan gabungan antara personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Batalyon Intai Amfibi (Yontaibi). Dengan kata lain, Denjaka merupakan gabungan dua tim elit yang bergabung menjadi satu kekuatan yang menakutkan.

Aktivitas Denjaka sebagai pasukan khusus bersifat rahasia. Sehingga berbagai kegiatannya pun sangat jarang dipublikasikan. Mereka dapat beroperasi di darat, laut maupun udara. Bahkan mereka juga kadang ikut terlibat dalam pengamanan presiden.

Beberapa misi yang berhasil diemban oleh pasukan Denjaka dengan sukses ialah memburu GAM pembunuh Marinir diCot Trieng pada 1998, menghalau kapal Portugis di Timor Timur pada 1992, lalu operasi pembebasan sandera di Somalia pada 2011.

TEKS ; VIVA.CO.ID




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *