Usai Diperiksa KPK, Bupati Banyuasin Diterbangkan ke Palembang

JAKARTA | KSOL —  Bupati Banyuasin  Yan Anton Ferdian (YAF) langsung diterbangkan ke Palembang usai diperiksa Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada Rabu pagi tadi. Yan Anton digiring ke mobil tahanan untuk diterbangkan ke Palembang siang ini.

Perkara YAF telah lengkap atau P21, berkas-berkas Yan akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor Palembang.

“Hari ini rencana pelimpahan tahap dua. Begitu informasinya,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (28/12/2016).

Tak hanya mengirim YAF  ke Palembang, KPK juga mengirimkan segala berkas yang terkait dengan kasus suap Yan Anton. Febri mengatakan, berkas perkara Yan Anton sedang proses pelimpahan pada siang ini ke PN Tipikor Palembang agar bisa secepatnya disidang.

Baco berita terkait lainnyo : Dipanggil KPK Terkait Korupsi Bupati Banyuasin, 8 Polisi Mangkir

YAF  ditangkap saat menggelar doa keselamatan untuk ibadah haji. Usai ditangkap tangan, KPK menetapkannya sebagai tersangka.

Kasus suap ini terungkap untuk melicinkan sebuah proyek di Dinas Pendidikan Banyuasin kepada pengusaha berinisial Zulfikar, yang merupakan direktur CV PP.

Yan Anton meminta imbalan  Rp 1 miliar agar Zulfikar menang tender proyek. Yan Anton tak sendiri, ia bekerja sama dengan sejumlah bawahannya seperti Rustami, Kasubag Rumah Tangga di Pemda Banyuasin.

TEKS : LIPUTAN6.COM | FOTO : GOOGLE IMAGE 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *