Duh, Calon Kades Diminta Sumbangan Hingga Rp 80 Juta?

Alhumaidi Saman (Kepala BPMPD Empat Lawang)

Alhumaidi Saman (Kepala BPMPD Empat Lawang)

EMPAT LAWANG | KSOL — Bakal calon (Balon) Kepala Desa (Kades) merasa keberatan dengan besarnya uang untuk panitia pelaksana pemilihan kades (Pilkades). Bahkan disalah satu Desa di Kabupaten Empat Lawang ada yang mencapai Rp80 juta, uang untuk panitia pelaksanaan Pilkades.

“Banyak panitia yang meminta uang untuk panitia terlalu besar, kami sangat merasa berat,” ungkap salah seorang Balon Kades, meminta namanya tidak disebutkan.

Dirinya pun meminta pihak pemerintah, agar membantu Balon Kades, agar tidak terlalu terbebani oleh biaya yang diminta oleh panitia Pilkades. “Bahkan, ada salah satu Desa yang panitianya meminta sebesar Rp80 juta untuk pelaksanaan Pilkades,” ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Empat Lawang, H Edison Jaya meminta agar pihak Balon Kades, bermusyawarah dengan panitia pelaksanaan Pilkades mengenai biaya. “Biaya untuk panitia itu, wewenangnya ada di Desa. Jadi, lakukan musyawarah saja Balon Kades dengan panitia,” kata Edison, Senin (24/10/2016).

Sementara itu, Kepala BPMPD Empat Lawang, Alhumaidi Saman menambahkan, jika menurut Undang-undang memang pelaksanaan Pilkades dibebankan oleh Pemerintah (APBD). Namun, yang perlu digaris bawahi, seberapa besar kemampuan pemerintah. “Kita bantu satu desa sebesar Rp3 juta, selebihnya dibebankan kepada Calon Kades,” kata Alhumaidi.

Mengenai banyaknya balon kades yang merasa keberatan biaya untuk panitia Pilkades, Ia menjelaskan, sebenarnya biaya yang diminta oleh panitia itu wajar, sebab tanggung jawab menjadi panitia untuk besar dan penuh dengan resiko. “Sudah pernah kita panggil Balon Kades mengenai biaya panitia, saat itu tidak ada yang merasa keberatan. Tinggal itu tadi yang dikatakan Plt Sekda, lakukan musyawarah,” jelasnya.

Dikatakannya, jika tidak menemui kesepakatan antara panitia dan balon kades mengenai biaya, nantinya Pilkades tidak akan terlaksana. “Semestinya balon kades tidak perlu koar-koar diluar jika keberatan mengenai biaya. Hal yang semestinya dilakukan balon kades yakni melakukan musyawarah kepada panitia,”tukasnya.

TEKS/FOTO : SAUKANI | EDITOR : IMRON SUPRIYADI  | ILUSTRASI : GOOGLE IMAGE



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *