Diduga, BPK Temukan Anggaran 2015 yang Merugikan Negara, Plt Sekda : Ada Beberapa Aset yang Tidak Jelas

EMPAT LAWANG | KSOL — Hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) menyatakan, ada beberapa temuan di anggaran 2015 di Kabupaten Empat Lawang yang harus diselesaikan. Temuan itu terdiri dari beberapa item, yakni mengenai aset dan kerugian negara.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang, Edison Jaya menjelaskan, ada beberapa aset di lingkungan Pemkab Empat Lawang ini yang tidak jelas keberadannya sehingga menjadi temuan BPK.

Dicontohkannya, seperti beberapa motor dinas yang hilang. “Nah itu harus dipertanggung jawabkan. Dia atau yang menghilangkan motor itu harus mengganti rugi. Baik secara kontan atau cicil. Yang jelas harus dipertanggung jawabkan,” jelas Edison seusai rapat tindak lanjut aset di ruang rapat Setda Empat Lawang, kemarin (11/10/2016).

Menurutnya, setelah diadakan pembahasan bersama 39 anggota SKPD disepakati untuk diselesaikan. “Kan banyak lagi, seperti kendaraan dinas kita yang tidak tahu kemana. Nilainya ada, tapi waktu dicek fisik, kendaraannya tidak ada. Nah ini juga harus diselesaikan,” ujarnya lagi.

Namun, orang yang juga menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ini menuturkan, dirinya tidak bisa menyebutkan berapa rincian berapa jumlah temuan BPK itu. Tapi untuk di Empat Lawang temuan BPK tidak telalu banyak. Yang jelas, Edison menuturkan, etikad baik dari Pemkab Empat Lawang menyelesaikannya, adalah jalan terbaik dalam mengatasi permasalahan ini.

“Sekarang kita kembalikan ke SKPD masing-masing. Saya harap permasalahan ini bisa disikapi secara baik. Kalau dibagikan ke 39 SKPD yang ada, permasalahan aset ini kecil sekali. Mari kita selesaikan secara berangsur,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI | EDITOR : IMRON SUPRIYADI  |  ILUSTRASI : GOOGLE IMAGE




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *