Puluhan Karyawan Tambang Batubara di Tanjung Enim Diduga Keracunan Makanan

MUARA ENIM | KSOL – Setidaknya puluhan karyawan PT Langgeng Daya Agrindo (LDA) sub-kontraktor PT Bumi Gema Gempita (BGG) diduga keracunan. Karyawan PT BBG yang bergerak di bidang tambang batubara ini berlokasi di Desa Muara Lawai, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.

Keracunan ini, diduga usai menyantap makanan catering yang disajikan. Akibatnya, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr HM Rabain  Kabupaten Muara Enim.

“Ada 23 karyawan yang mengalami keracunan usai makan. Mereka mendadak pusing, mual dan muntah-muntah. Diduga mereka keracunan makanan catering LS,” ujar Triono Administrasi PT LDA, kepada Reporter RGBA FM, Rabu (5/10/16).

Dari 70 karyawan PT LDA, 40 orang lainnya meyantap makan siang dengan menu sop berisi telur puyuh, tahu dan ayam. Selain itu lauk perkedel jagung, sambal, pisang emas dan lalapan mentimun. Mereka terdiri dari operator, driver dan security.

Triono menyebutkan, pihaknya selama ini menggunakan jasa catering LS dan tidak pernah terjadi hal seperti ini.

Awalnya, lanjut Triono, Selasa (4/10/16) sekitar pukul 14.00 WIB ada 2 karyawannya yang pusing, mual dan muntah-muntah. Mellihat kondisi mereka smakin parah, akhirnya langsung dibawa dan dirawat ke RSUD dr HM Rabain Muara Enim.

Namun usai mengantar 2 pasien tersebut, ia mendapat kabar lagi ada beberapa karyawan lain yang menderita hal sama. Sampai akhirnyua jumlah karyawan yang keracunan 30 orang. “Saya sekarang masih mendata terus, sebab kalau yang makan sekitar 70 orang,” ujarnya.

TEKS/FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN,REPORTER RGBA FM | EDITOR : IMRON SUPRIYADI



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *