Realisasi e-KTP di Empat Lawang Baru Mencapai 53 Persen

EMPAT LAWANG | KSOL — Hingga September 2016, realisasi perekaman e KTP di kabupaten Empat Lawang, baru mencapai 53 persen. Persentase ini, dihitung dari jumlah sekitar 230 wajib KTP, tercatat baru 124 ribu jiwa saja yang melakukan perekaman.

“Iya baru sekitar 124 ribu yang perekaman. Sekitar 53 persen lebih dari wajib KTP,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Empat Lawang, Edison Jaya, melalui Administrator Database, Harry Trutman.

Dari angka perekaman e-KTP warga itu, kata dia, apabila di kalkulasikan lagi untuk yang telah melakukan cetak e-KTP, pasti akan mengalami pergeseran data lagi. Angka yang suda melakukan cetak e-KTP akan lebih kecil dari yang sudah melakukan perekaman e-KTP. “Iya benar, selisih 2 ribu dari yang sudah rekam. Saat ini sudah tercetak sekitar 122 ribu e-KTP,”katanya.

Namun, dibalik semua itu, pihaknya akan terus mengejar target perekaman e-KTP, meskipun target perekaman sudah diperpanjang hingga pertangahan 2017 mandatang. Upaya jemput bola ke desa-desa mulai melakukan demi mendokrak realisasi e-KTP itu. “Meskipun sudah diperpanjang, kami mengimbau warga untuk segera melakukan perekaman e-KTP,”imbuhnya.

Semnetara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kependudukan Disdukcapil Empat Lawang, Ali Gatmir mengatakan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI), Tjahjo Kumolo sebelumnya pernah menargetkan untuk seluruh daerah di Indonesia perekaman e-KTP sampai 30 September kemarin. Namun, mungkin target belum tercapai, akhirnya politisi partai PDI-P itu memastikan memperpanjang waktu hingga selambatnya pertengahan 2017 mendatang.

“Beberapa hari terakhir ini memang banyak warga yang mengurus e-KTP. Sejak pagi warga sudah banyak yang datang ke kantor. Tapi belum sesuai yang diharapkan,” jelas Ali Gatmir.

Ia mengungkap, target yang dilontarkan Mendagri perekaman e-KTP hingga 30 September kemarin. Sudah dipastikan diperpanjang tenggat perekaman data e-KTP hingga pertengahan 2017 mendatang.

“Surat resmi dari Kemendagri belum kami terima, tapi rencananya akan diperpanjang sampai pertengahan 2017. Namun kami imbau warga yang sudah wajib KTP untuk segera melakukan perekaman e-KTP,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI | EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *