Dana Desa di Empat Lawang Terkesan Kurang Pengawasan

EMPAT LAWANG | KSOL — Tahun ke dua digelontorkannya dana desa di Empat Lawang, sudah banyak pembangunan fisik berupa infrastruktur desa dibangun. Terkait ini, warga meminta semua pihak terkait, terutama kejaksaan negeri (Kejari) benar-benar ikut dan serius mengawasi penggunaan dimaksud.

Informasi dihimpun kabarsumatera.com menyebutkan, sebagian besar desa di Empat Lawang merealisasikan dana desa untuk jalan rambat beton (Jalan setapak). Ironisnya, tak sedikit sudah mengalami kerusakan, baik itu ditahun 2016 maupun tahun sebelumnya.

Diungkapkan Salim (26) salah seorang warga Tebing Tinggi, Minggu (2/10/2016), saat ini penggunaan DD oleh Kepala Desa (Kades) harus benar-benar di awasi oleh semua kalangan, terutama oleh pihak kejaksaan. “Apalagi kalau bangun jalan setapak, pihak kejaksaan jangan hanya datang waktu titik nol saja. Setelah dibangun harus dikontrol, apalagi jika ada kerusakaan,” kata Salim.

Di Kecamatan Tebing Tinggi, imbuh Salim sudah banyak jalan setapak yang dibangun menggunakan DD rusak. Ia menyebutkan, seharusnya pihak kejaksaan bersama pemerintah turun ke lapangan setelah beberapa bulan dilakukannya pembangunan di desa. “Saya tidak mau menyebutkan desa mana yang banyak jalan setapak rusak. Silahkan saja pihak kejaksaan bersama pihak pemerintah terjun ke lapangan pasti banyak menemukan jalan setapak yang rusak. Tidak usah jauh-jauh di Kecamatan Tebing Tinggi saja ada,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, pihak kejaksaan jangan hanya tinggal menerima laporan dari masyarakat saja mengenai DD. Sebaiknya pihak kejaksaan mengajak pihak pemerintah lalu kepolisian untuk mengecek penggunaan DD.  “Sepengetahuan saya sudah banyak masyarakat melapor ke kejaksaan mengenai penyelewengan DD. Nah cubo di cek laporan tersebut,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI | EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *