Konsultasi/pertanyaan/tanggapan/saran/kirim ke PKY Sumsel (11)

Sampaikan informasi/konsultasi/pertanyaan/tanggapan/saran/kritik anda seputar persidangan dan etika/perilaku hakim di dalam maupun luar dinas kepada: Penghubung Komisi Yudisial Republik Indonesia Wilayah Sumatera Selatan melalui email: penghubungky@gmail.com Respon akan dimuat setiap 2 pekan

—————————————————————————————————————

Pertanyaan Masyarakat

1. Penghubung KY Sumsel rajin-rajinlah kunjungan ke daerah Musi Banyuasin, Sekayu. Cek langsung ada di pengadilan sana perilaku hakimnya tidak sesuai etika.

Dari : Agung Santai Santai di Musi Banyuasin

Respon:
Saudara Agung terima kasih banyak atas partisipasinya. Sebagaimana yang diamanahkan Peraturan KYRI Nomor 1 Tahun 2012, Penghubung KY diberikan tugas untuk melakukan sosialisasi (kelembagaan, Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH), seleksi calon hakim dan hakim agung, dan sosialisasi lainnya sebagai upaya pencegahan terjadinya pelanggaran KEPPH), menerima laporan dugaaan pelanggaran KEPPH, dan pemantauan persidangan.

Untuk Penghubung KY Sumsel, wilayah kerjanya meliputi 17 Kabupaten/Kota, sementara personilnya hanya 4 orang. Tentu kerja yang dilakukan masih jauh dari maksimal, namun kami terus melakukan “penjelajahan” di daerah-daerah termasuk di Musi Banyuasin.

Oleh karena itu partisipasi dan peran masyarakat sangat diharapkan untuk turut serta mengawal peradilan kita. Sebagai contoh, bila ada waktu luang menyempatkan berkunjung ke Pengadilan untuk melihat situasi dan kondisi yang terjadi.

Jika menemukan etika dan perilaku hakim yang tidak sesuai etika dan perilaku sebagaimana diatur dalam SKB KYRI dan MA RI tahun 2009, sebaiknya didokumentasikan dan segera sampaikan langsung melalui telepon: 0711-351098, email: penghubungky@gmail.com, atau datang langsung ke kantor milik kita bersama di Jalan Hokki Blok C 24 Kampus Palembang (Sebelah kolam renang lumban tirta, depan hotel aryaduta Palembang), Mari bersama mengawal peradilan kita !

2. Saya sangat mengapresiasi atas hadirnya lembaga Komppress yang menjadi jejaringKY Sumsel. Semoga dapat mendukung supremasi hukum di Negara RI ini dan dapat ikut berpartisipasi membersihkan kebudayaan kotor yang telah mengakar di republik ini agar kiranya selalu amanah dan konsisten.

Salam. Dari Adv. Rico Roberto, SH di Musi Banyuasin.

Respon:
Terima kasih atas dukungannya terhadap Komppress (Koalisi Masyarakat Pemantau Peradilan Sumsel) selaku mitra strategis PKY Sumsel. Sama-sama kita harapkan koalisi ini akan membantu menghantarkan peradilan kita menjadi lebih martabat dan masyarakat semakin terhormat.

Kami pun sangat mengharapkan saudara Rico berkenan bergabung menjadi bagian dari koalisi ini, karena semakin banyak dan rapat barisan masyarakat sipil mengawal peradilan kita ini, maka harapan terciptanya peradilan yang agung mudah-mudahn tidak lagi hayalan.

2.    Saat Halal bihalal tim Komisi Yudisial Sumsel, Komisi Yudisial Pusat, Ketua Peradi Palembang, BEM UNSRI , WALHI, Kabiro sindo, & para jejaring pemantau peradilan lainnya di kantor Komisi Yudisial Sumsel, sayangnya tidak ada para hakim yang datang. Lain kali diundang ya. Dari Febri Zulian S di Prabumulih.

Respon:
Saudara Febri terima kasih atas perhatiannya. Betul bahwa saat acara halal bihalal tim Komisi Yudisial Sumsel dan Komisi Yudisial Pusat dengan jejaring beberapa waktu lalu tidak ada hakim yang datang karena memang kegiatan tersebut difokuskan untuk silaturahmi dengan kawan-kawan jejaring.

Namun dalam kegiatan lainnya pihak pengadilan pasti kita undang karena antara KY RI dengan pengadilan (hakim) telah memiliki kesepakatan bersama untuk memberikan informasi hukum dan peradilan bagi masyarakat, sekaligus mengawal peradilan kita.

Komisi Yudisial juga memberikan ruang bagi organisasi masyarakat sipil untuk mengemas kegiatan seperti dimaksud yang nantinya dapat melibatkan hakim sebagai pemantik diskusi. Untuk informasi lenbih jelas silahkan hubungi KYRI Penghubung Wilayah Sumsel di Jalan Hokki Blok C 24 Kampus Palembang (Sebelah kolam renang lumban tirta, depan hotel aryaduta Palembang), telepon: 0711-351098, email: penghubungky@gmail.com, facebook: Komisi Yudisial Sumsel, Twitter: PenghubungKY. Terima kasih.

3.    Assalamualaikum pak mau nanya, kenapa Proses Persidangan di Pengadilan Negeri itu Lama sampay” memakan 3 bulan waktu tahanan baru bersidang, padahal cuma kasus sajam, balas pak butuh jawaban?

Dari Andri Sapuan Part II di OKI.

Respon:
Waalaikumsalam wr wb. Saudara Andri yang baik apabila suatu perbuatan disangkakan pidana maka pada tahap awalnya di peroses oleh kepolisian guna dilakukan penyelidikan, penyidikan, dan di BAP. Setelah dinyatakan P 21 (hasil penyidikan sudah lengkap), maka kepolisian akan melimpahkan berkas perkara dan tersangka ke Kejaksaan untuk proses lebih lanjut.

Setelah dipelajari Kejaksaan dan dalam penelaahannya sudah dinyatakan lengkap, maka perkara didaftarkan ke Pengadilan Negeri dan selanjutnya menunggu panggilan jadwal persidangan. Bila perkara sudah diperiksa oleh hakim di Pengadilan, banyak faktor yang menyebabkan persidangan dapat berlangsung dengan cepat, misalnya para pihak kooperatif dalam menjalankan setiap acara persidangan.

Namun akan terjadi sebaliknya bila para pihak tidak kooperatif, sementara batasan pemeriksaan perkara tingkat pertama (Pengadilan Negeri) maksimal 5 bulan (Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2014). Jika batas waktu tersebut tidak terpenuhi, silahkan sampaikan ke ketua Pengadilan Negeri melalui surat resmi atau dititip ke sekretaris pengadilan. Demikian, semoga dipahami.

4.    KY Tolong awasi hakim di Muba gaya sok berkuasa dari atasan sampai bawahan.

Dari Agung  di Palembang.

Respon:
Saudara Agung yang baik, Penghubung KY Sumsel sangat menyambut baik atas perhatian dan partisipasinya dalam mengawal peradilan. Kami harapkan saudara dapat memberikan informasi lebih konkrit terkait dengan yang disampaikan, misalnya dalam bentuk narasi perbuatan yang dilengkapi dengan bukti pendukung seperti rekaman/video/foto perilaku tersebut agar memudahkan kami memprosesnya.

Sebaiknya hubungi kami di Jalan Hokki Blok C 24 Kampus Palembang (Sebelah kolam renang lumban tirta, depan hotel aryaduta Palembang), atau melalui telepon: 0711-351098 atau email: penghubungky@gmail.com untuk informasi lebih jelas. Terima kasih atas kerjasamanya.

5. Dimana alamat Komisi Yudisial Sumsel yang bermarkas di Palembang?

Dari Rosalina Ihsan di Palembang.

Respon:
Saudari Rosalina, alamat Komisi Yudisial RI Penghubung Wilayah Sumsel di Jalan Hokki Blok C 24 Kampus Palembang (Sebelah kolam renang lumban tirta, depan hotel aryaduta Palembang), atau melalui telepon: 0711-351098 atau email: penghubungky@gmail.com. Terima kasih.

Palembang, 28 September 2016

  1. KOLOM YUDISIAL (1)
  2. KOLOM YUDISIAL (2)
  3. KOLOM YUDISIAL (3)
  4. KOLOM YUDISIAL (4)
  5. KOLOM YUDISIAL (5)
  6. KOLOM YUDISIAL (6)
  7. KOLOM YUDISIAL (7)
  8. KOLOM YUDISIAL (8)
  9. KOLOM YUDISIAL (9)
  10. KOLOM YUDISIAL (10)
  11. KOLOM YUDISIAL (11)

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *