Apa penyebab seseorang idap paedofil?

JAKARTA | KSOL — Kasus kekerasan pada anak yang melibatkan pelaku seorang Paedofilia atau paedofil, belakangan semakin marak di sejumlah pemberitaan media. Banyak orang dewasa yang dengan tega melakukan penyimpangan seks terhadap anak-anak di bawah umur.

Hal ini menjadi pertanyaan, faktor apa saja yang sebetulnya menyebabkan seseorang melakukan paedofil. Ahli psikologi forensik, Reza Indragiri, mengungkapkan, seseorang yang tega melakukan penyimpangan seks kepada anak-anak (Paedofil) biasanya karena pernah mengalami hal yang sama, sebagai korban.

“Salah satu penjelasan mengenai etiologi pedofilia adalah duplikasi perilaku. Seseorang yang melakukan paedofil ini ketika kecil pernah terpapar pada seks di usia belia. Lalu menjelma sebagai pelaku setelah dewasa,” Kata Reza saat dikonfirmasi, Jumat (10/9).

Meski demikian, Reza juga menjelaskan tak banyak pula para pelaku paedofil yang terbilang mayoritas berjenis kelamin laki-laki ini memang melakukan aksinya atas dasar niat, dengan situasi yang mendukung.

“Ada juga yang lebih karena faktor situasi. Tak ada rotan, akar pun jadi.” paparnya.

Ditambahkan Ahli Kriminolog Anggi Aulina Harahap, banyaknya pelaku penyimpang seks seperti pedofilia ini didasari tak ada tempat untuk melampiaskan hasrat, melampiaskan kekerasan, namun mempunyai ‘longgar’ kesempatan terhadap anak-anak yang memang kurang pengawasan orang tua.

“Sebetulnya para kejahatan seksual anak itu biasanya mengalami pedofil ketika ada kesempatan. Sedang mempunyai hasrat, ingin melakukan kekerasan dan lain sebagainya, dia melihat ada anak yang tidak dalam pengawasan baik orang tua maupun lingkungan. Itulah yang meningkatkan motivasi dirinya melakukan pembujukan dan kekerasan,” tutupnya.

TEKS : MERDEKA.COM




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *