3 BULAN TERAKHIR, KASUS BUNUH DIRI DI KECAMATAN TANJUNG AGUNG BERTAMBAH

MUARA ENIM | KSOL — Selama kurun waktu Juli hingga September 2016, di Kecamatan Tanjung Agung setidaknya sudah ditemukan 2-3 kali kasus bunuh diri dengan cara menggantungkan diri dalam rumah.

Setelah sebelumnya Holdin warga Desa Paduraksa Kecamatan Tanjung Agung, kini peristiwa serupa menimpa Inawandra bin Bukani (44) warga Desa Bedegung kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim yang terjadi pada Selasa (20/9/2016).

Peristiwa tragis tersebut kemudian menggemparkan warga Desa Bedegung. Pasalnya, kematian korban dengan tidak wajar. Warga setempat tidak menyangka kalau korban, nekat menghabisi nyawanya sendiri dengan cara gantung diri.

Baco Berita Sebelumnyo : ‎Seorang warga Ditemukan membusuk Tergantung Dalam Rumahnya, Diduga, Korban Gangguan Jiwa

Istri korban, Yeni tak kuasa menahan tangis ketika melihat jasad sang suami yang dicintai sudah terbujur kaku tergantung dengan seuntas tali nilon di dapur rumahnya sendiri. Padahal, sebelum itu suaminya masih sempat mengantarkannya  ke kebun yang berlokasi tidak jauh dari objek Wisata Air Terjun Cuhup Tenang Bedegung iDesa Bedegung Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, sekitar pukul 08.00 WIB.

BACO JUGO : Faktor Seseorang Melakukan Bunuh Diri

Setelah mengantar istrinya, korban kembali ke rumahnya di Kampung III, Desa Bedegung untuk menjaga warung. Namun, Yeni sangat terkejut saat kembali dari kebun, ketika sampai di rumah sekitar pukul 13.30 WIB, keadaan tidak seperti biasa rumah dalam keadaan sepi, bahkan pintu rumah sudah terkunci.

Kali itu, Yeni tidak memiliki firasat apa-apa. Yeni kemudian masuk ke rumah melalui pintu dapur. Seperti disambar petir, saat berapa langkah masuk ke dalam rumah, Yeni melihat suaminya sudah tergantung di kayu kasau dapur rumahnya.

Tampak korban gantung diri tengah di bawa untuk diturunkan oleh warga

Tampak korban gantung diri tengah di bawa untuk diturunkan oleh warga

Suaminya tergantung dengan melilitkan tali nilon di leharnya. Kontan saja Yeni berteriak hisrteris minta tolong sambil menangis. Suara dari dalam rumah itu, terdengar warga. Tak lama rumah Yeni sudah di kerumuni tetangga dan warga lainnya.

Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Tanjung Agung. Setelah berada di lokasi, petugas bersama warga menurunkan jasad korban. Petugas Polsek Tanjung Agung kemudian membawa korban ke Puskesmas Tanjung Agung untuk dilakukan Visum.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan melalui Kapolsek Tanjung Agung AKP Iwan Gunawan didampingi Kasubag Humas Polres Muara Enim AKP Arsyad mengakui salah seorang warga Desa Bedegung, Kecamatan Tanjung Agung ditemukan tewas gantung diri dengan menggunakan seutas tali nilon yang digantungkannya ke kayu kasau dapur rumah korban.

Langkah-langkah yang ditempuh petugas kata Kapolsek, pihaknya mendatangi TKP, mengamankan barang bukti, mencatat saksi-saksi lalu membawanya ke puskesmas Tanjung Agung untuk dilakukan visum. “Kita masih akan lakukan penyelidikan. Dan, untuk saat ini dugaan sementara belum ada tindakan pembunuhan, karena tidak ada tindakan kriminal, tetapi murni gantung diri,” ujarnya.

TEKS : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM | EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com