Kalau Tak Ikuti Juknis, Dana BOS Kembali ke Kas Negara!

EMPAT LAWANG | KSOL – Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh pihak sekolah harus sesuai petunjuk teknis (Juknis). Sebab, jika melenceng dari petunjuk tersebut dana yang dipakai harus dikembalikan ke kas negara.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Empat Lawang Agusni Effendi melalui Kabid Dikdas Suhaidah, kemarin (23/9/2016). “Didalam petunjuk teknis ada 13 item penggunaan dana Bos. Kita minta pihak sekolah jangan melenceng dari item yang telah ditentukan,” ujar Suhaidah selaku menager dana Bos.

Agusni Effendi, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Empat Lawang (FOTO.DOK.KSOL/SAUKANI)

Agusni Effendi, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Empat Lawang (FOTO.DOK.KSOL/SAUKANI)

Selama ini, Ia mengatakan, telah melakukan pembinaan kepada pihak sekolah mengenai penggunaan dana BOS. Kedepan pihaknya akan terus melakukan dan mengawasi penggunaan dana BOS disetiap sekolah. “Jika masih ada yang melenceng dari item yang telah ditentukan, bearti pihak sekolah yang bandel. Namun kita harapkan semua sekolah menggunakan dana BOS sesuai Juknis,” harapnya.

Selain itu pihaknya juga meminta agar seluruh kepala sekolah selalu menyiapkan laporan pertanggungjawaban baik secara online atau menual setiap tiga bulan sekali terkait penggunaan dana BOS.

“Dinas Pendidikan juga selalu melakukan monitoring untuk melihat kelengkapan ADM BOS dan pemanfaatan yang harus mengacu kepada juknis BOS yang dikeluarkan oleh Kementerian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan RI,” tambahnya.

Untuk juknis BOS, sambung dia, hendaknya dibaca betul-betul karena BOS ini sangat riskan. “Jika salah dalam menggunakannya, bisa menyebabkan kepala sekolah berhadapan dengan hukum. Masyarakat juga banyak menyoroti tentang penggunaan dana BOS ini,” tukasnya.

TEKS : ARI | EDITOR : SAUKANI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *