Kalau Saya Jadi Gubernur Sumsel, Tidak Ada Lagi Korupsi, Pungutan Liar dan Setoran

 MUARA ENIM | KSOL – Siapa  yang tak kenal dengan Susno Duaji? Mantan Kabareskrim Komjen (Purn) ini sempat membuat heboh Indonesia dengan kasus Cicak vs Buaya. Dalam catatan sejarah, ia harus mendekam 3,5 tahun di penjara karena dugaan kasus korupsi PT Salmah Arowana Lestari dan korupsi dana pengamanan Pilkada Jawa Barat.

Namun selepas ditahan di Lapas Cibinong, Bogor sejak Mei 2013 belakangan tidak lagi muncul ke publik. Kini, Susno Duadji digadang-gadang bakal maju sebagai salah satu bakal calon (balon) gubernur Sumatera Selatan.

BERITA TERKAIT : Susno Duadji : Saya Tidak Akan Mencalonkan, Tapi Kalau Dicalonkan Saya Siap!

Belum lama ini, gabungan Relawan Susno Duadji (RSD) melakukan silaturami sekaligus mendeklarasikan RSD se-Sumatera Selatan di Muara Enim, di Griya Hotel Sintesa, Muara Enim, Kamis (22/9/2016), sekitar pukul 09.00 WIB.

Mantan Komjend Susno Duadji, Kini memilih menjadi petani kembali di Kota Kelahirannya Pagaralam Sumatera Selatan

Mantan Kabareskrim, Komjend (Purn) Susno Duadji, kini memilih menjadi petani. Ia kembali di Kota kelahirannya, Pagaralam, Sumatera Selatan.

Ditanya tentang hal pokok yang akan dilakukan bila dirinya terpilih menjadi Gubernur di Sumatera Selatan, Susno dengan tegas ingin membasmi para koruptor. Ia memastikan jika dirinya dipercaya memimpin Sumatera Selatan, Susno memastikan di Sumsel akan dibuat sebuah gerakan akan anti korupsi serta anti pungutan liar. “Kalau benar ya, Sumsel harus siap tidak ada korupsi, pelayanan terpadu, dan tidak ada lagi setoran atau pugutan liar,” ujarnya.

Wacana ini muncul, setelah sebelumnya santer tersebar informasi, Susno sudah masuk dalam radar PDI Perjuangan untuk diusung sebagai salah satu balon Gubernur Sumatera Selatan.  Ketika itu, Susno membenarkan tentang informasi itu. Namun demikian, Susno tetap berpegang pada hasil survei. “Semua  tergantung survei dan radar PDIP,” tegasnya seperti dikutip Tribun Sumsel

Namun Susno yang kini memilih menjadi petani ini, tidak mau percaya begitu saja dengan sejumlah pihak  yang mendesaknya maju sebagai balon Gubernur Sumatera Selatan. Meskipun, Susno tetap menghargai atas kepercayaan yang telah disampaikan.

Tetapi, dalam menentukan sikap politik pada Pilgub Sumatera Selatan mendatang, Susno tetap komitmen pada hasil survei yang independen. “‎Saya tidak langsung bilang mau atau tidak, tapi saya ingin lihat dulu bagaimana surveinya. Apa benar warga menginginkan saya maju. Karena banyak pula yang lebih muda dan lebih baik dari saya,” kata Susno.

TEKS : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM | EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *