Pembiyaan di APBD-P 2016 Direncanakan Surplus Rp 2.3 Miliar

EMPAT LAWANG | KSOL—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Empat Lawang, Senin, (14/9/2016) bertempat ruang rapat paripurna menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan penyampian nota keuangan atas Raperda perubahan APBDP TA-2016 dan Raperda Pembentukan Susunan Perangkat Daerah yang dilanjutkan dengan pandangan fraksi-fraksi DPRD Empat Lawang.

Plt Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah dalam sambutannya menyebutkan, mengacu pada Peraturan Menteri dalam Negeri (Permendagri) no 59 tahun 2007 dan Permendagri no 13 tahun 2006 tentang pedoman dan pengolaan keuangan daerah serta menindaklanjuti hasil penyampaian nota keuangan RKUPA-RPPAS perubahan anggaran 2016 yang disampaikan pihak eksekutif beberapa waktu lalu.

Plt Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah

Plt Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah

Maka dengan hal itu Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyusun APBD Perubahan 2016. “Penyusunan Raperda itu dengan struktur rancangan yang terdiri dari pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiyaan,” ujarnya.

Dijelaskannya, struktur rancangan perubahan APBD P itu terdiri dari, 1 Pendapatan Perubahan APBD 2016 yakni Rp890 miliar. Dengan rincian: Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp32 miliar, dana perimbangan Rp709 miliar dan dana lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp149 miliar.

Sedangkan untuk belanja, mencapai Rp893 miliar. Dengan rincian sebesar Rp440 miliar belanja tidak langsung dan belanja langsung sebesar Rp453 miliar. “Dapat diinformasikan pembiayaan pada APBD induk 2016 mengalami defisit sebesar Rp13 miliar. Sementara pada perubahan direncanakan pembiyaan bertambah Rp15 miliar. Sehingga pembiayaan netto menjadi surplus Rp2,3 miliar,” jelasnya.

Setelah disampaikan, Plt Bupati Empat Lawang, dilanjutkan dengan penyampaian fraksi-fraksi DPRD Empat Lawang yang berjumlah 6 fraksi. Dalam penyampaian pandangan fraksi-fraksi itu, 6 fraksi menerima dan menyetujui Raperda Perubahan APBDP TA-2016 dan Raperda Pembentukan Susunan Perangkat Daerah untuk dibahas tindak lanjut.

Dengan demikian, Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang, Persi yang hadir sebagai pemimpin rapat menggantikan Ketua DPRD yang sedang berhalangan, langsung mengetok palu tanda ditutupnya rapat. Setelah itu disampaikan jadwal paripurna selanjutnya yakni agenda jawaban eksekutif atas pandangan fraksi.

“Saya rasa tidak ada masalah lagi, rapat saya tutup. Dan besok (hari ini) jadwal paripurna selanjutnya, dengan agenda mendengarkan jawaban eksekutif,” tukasnya.

TEKS : ARI | EDITOR : SAUKANI




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com