Warta Puber Online.com PALI Resmi Dilounching

PALI  I KSOL – Lembaga Pers Siswa (LPS) Evolusi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan, secara resmi melounching “Warta Puber Online.com, Kamis (31/08/2016.  Acara yang berlangsung di Gedung Serba Guna PALI ini dihadirkan beberapa nara sumber. Diantaranya, Anwar Mahakil, tokoh dan penggagas pemekaran PALI, Nurul Falah, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) PALI dan Imron Supriyadi, Praktisi Media Online kabarsumatera.com dari Palembang.

Selain itu, acara yang juga dirangkai dengan workshop jurnalistik tingkat dasar itu, dihadirkan sejumlah narasumber dari instansi terkait di PALI. Diantaranya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehtan, Badan Kesbangpol, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi dan BKBPP PALI.

Hengky Yohanes, koordinator acara mengatakan, Puber Online.com didirikan sebagai salah satu upaya dalam proses penggalian potensi pelajar, terutama Sekolah Menengah Atas (SMA) di PALI. “Ini kita bentuk untuk menciptakan iklim menulis, sekaligus mendorong peradaban di PALI menjadi lebih baik. Kita berharap pada generasi muda, terutama dari pelajar SMA< agar tetap konsisten dalam dunia jurnalistik,” ujarnya.

Oleh sebab itu, menurut pegiat Pendopo Media Center ini, workshop kali ini sengaja melibatkan puluhan pelajar dari berbagai SMA. Mereka merupakan perwakilan dari beberapa sekolah di PALI. “Dalam praktiknya, LPS kemudian membentuk tim khusus, ya semacam tim redaksi, yang kelak akan iktu mengisi rubrikasi dalam Puber Online.com,” ujarnya di sela-sela pelatihan.

Bupati PALI, Ir Hery Amalindo, dalam sambutannya yang diwakili Asisten II Pemkab PALI, Gogor Wirabumi, mengatakan, pembangunan di PALI tidak bisa berhenti. Semua akan terus berjalan. Oleh sebab itu, peran pers dalam mendorong percepatan pembangunan PALI menjadi sangat penting. “Apalagi tidak lama lagi PALI, akan menjadi tuan rumah kompetisi di tingkat international. Disinilah peran jurnalis sangat penting, untuk ikut memromosikan PALI di dunia nasional dan internasional,” ujarnya.

Di akhir acara, semua peserta kemudian diajak panitia untuk melakukan simulasi wawancara kepada narasumber dengan menerapkan jenis wawancara casual interview , yaitu wawancara yang dilakukan secara spontan oleh semua peserta. Kali itu panitia sengaja menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan, yang diwakili Emilia untuk menjelaskan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menjadi tema wawancara. Sementara peserta secara langsung mencegat narasumber sebagaimana wartawan profesional pada umumnya.

Diantara peserta ada yang melakukan simulasi fotografi sebagaimana fotografer profesional. Dia berdiri diatas salah satu kursi lipat dan menembak gambar para wartawan yang sedang berlatih dari arah berlawan. Harapan kita melalui simulasi ini, peserta akan tergambar tentang bagaimana proses wawancara, terutama dengan sistem wawancara  casual interview ini,” tegasnya.

TEKS/EDITOR : T PAMUNGKAS




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *