Banyak Pejabat Tak Memenuhi Syarat, Siap-Siap di Stop Tunjangan

EMPAT LAWANG | KSOL – Kekurangan sumber daya manusia (SDM), memaksa Pemkab Empat Lawang mengisi jabatan dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) belum memenuhi syarat. Padahal, terhitung 1 Januari 2017 mendatang, pemangku jabatan harus lulus tes jabatan dan sudah mengikuti diklat kepemimpinan sesuai tingkat jabatannya.

“Sudah lama aturan itu, tapi secara optimal dilakukan di 1 januari 2017. Ini yang harus kita harus benahi,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empat Lawang, Peterson Okki Bial kepada wartawan, kemarin(8/23/2016).

Di Empat Lawang, beber Okki, masih banyak pejabat belum mengikuti PIM. Diantaranya, setingkat esselon II sebanyak 5 orang, Esselon III sebanyak 17 orang dan esselon IV sekitar 50 orang. “Pejabat tersebut apabila di cek oleh Kemenpan dan diapatkan temuan yang belum, maka pejabat itu kemungkinan tahap awal tidak langsung dicopot. Namun,bisa saja akan distop tunjangannya,” jelasnya.

Apabila dalam jangka waktu satu tahun kedepannya, tidak ada perubahan atau tidak mengikuti PIM sesuai jabatannya. Mungkin sanksi terberat akan diteima pejabat tersebut. “Siap-siap dicopot dari jabatannya. Dan itu tidak pandang bulu, siapapun itu,” tegas Okki.

Lebih jauh ia mengingatkan, agar para pejabat ASN lingkungan Pemkab Empat Lawang tidak berkecil hati. Sebab, dianggaran induk 2017 mendatang pihaknya sudah menganggarkan Pelaksaan PIM untuk semua pejabat yang belum ikut PIM tersebut. “Sudah kita anggarkan 2017 untuk dituntaskan. InsyaAllah nanti tidak ada lagi pejabat yang tidak memenuhi syarat jabatannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah mengakui, dirinya sudah mengetahui akan kebijakan terhadap pejabat ASN tersebut. Namun, karena kondisi di Empat Lawang selama ini kekurangan SDM untuk menduduki jabatan, terpaksa harus memakai ASN yang belum memenuhi syarat tadi.

“Memang sudah lama aturan itu, selama ini pejabat kita kurang. Jadi kita masukin dulu baru ikut PIM,” jelas Syahril.

Orang nomor satu saat ini di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati ini, menyambut baik kebijakan pemerintah yang yang memberlakukan lelang terbuka pejabat ASN. “Kalau tidak ada tempat kita, bisa datang dari tempat lain. Nah yang merasa ada kekurangan semisal belum ikuti PIM, maka akan kalah dengan sendirinya,” kata Syahril.

Nah, untuk lelang jabatan di Empat Lawang sendiri, Syahril belum bisa menyebutkan jadwal pasti pelaksanaannya. Sebab masih menunggu nomenclatur penyatuan dan Perdanya. “Dinas PU akan disatukan, Disdik akan ditambh kebudayaan. Itu jelas perlu dilelang. Dinkes juga tenaga kita tidak ada yang sesuai. Maka kita lelangkan, gar bisa dimasukkan dari temapat lain” tukasnya.

TEKS : ARI | EDITOR : SAUKANI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *