Pemkab Empat Lawang Dinilai Lalai, Komisi I Pertanyakan Kejelasan Aset Daerah

Sekretaris Komisi I DPRD Empat Lawang, Mehmed Reza

Sekretaris Komisi I DPRD Empat Lawang, Mehmed Reza

EMPAT LAWANG | KSOL – Komisi I DPRD Empat Lawang mempertanyakan kejelasan aset daerah. Sebab, hingga usia 9 tahun masih banyak aset daerah baik berupa lahan, gedung dan kendaraan dinas belum jelas.

Sekretaris Komisi I DPRD Empat Lawang, Mehmed Reza menilai, Pemkab Empat Lawang lalai dalam pengelolaan aset daerah. Padahal sangat berdampak buruk, jika dalam tata kelola aset daerah tidak diperjelas. Salah satu contoh, penilaian BPK beberapa tahun terakhir, selalu menjadi temuan terkait kejelasan aset daerah Pemkab Empat Lawang.

“Selama ini kan jadi temuan BPK, kita tak pernah dapat predikat WTP salah satunya karena masalah aset. Harusnya pemkab jeli,” tegas Mehmed Reza.

Contoh lainnya, beber Mehmed, terkait lahan puskesdes di Desa Landur Kecamatan Pendopo. Setelah gedungnya dilakukan perbaikan melalui anggaran daerah, kini puskesdes itu tak bisa difungsikan. Kendalanya, lahan di klaim warga belum di hibahkan ke pemkab Empat Lawang. Selain itu, masalah kendaraan dinas baik roda empat maupun roda dua, banyak berkeliaran tidak jelas siapa pengguna dan peruntukannya.

Politisi partai kebangkitan bangsa (PKB) ini memastikan, sudah berkoordinasi di komisi I dan segera melakukan pemanggilan dan klarifikasi ke pihak eksekutif terkait, diantaranya BPKAD, bagian Tata Pemerintahan, Bagian Hukum dan Bagian Umum setda Empat Lawang. “Harus segera di audit, agar bisa disesuaikan peruntukannya. Pajaknya juga, kan ada informasi akan pemutihan pembayaran pajak kendaraan,” tukasnya.

TEKS / FOTO: SAUKANI  |  EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *