Banyak Pipa Bocor, PDAM Empat Lawang Sekarat

EMPAT LAWANG | KSOL — Distribusi air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Empat Lawang kembali bermasalah. Pasalnya, sebanyak 3 pipa penghantar air kerumah-rumah pelanggan atau sepanjang kurang lebih 18 meter bocor.

Sehingga pihak PDAM Empat Lawang, kemarin (11/8/2016) harus melakukan perbaikan. Pipa bocor tersebut terletak di sekitar Jalan Poros Kelurahan Tanjung Kupang Kecamatan Tebing Tinggi. “Kami ini sebenarnya ketempuhan tahlil, ini gawean kontraktor. Karena mereka tidak beres, pipa bocor. Makanya harus kita perbaiki sendiri,” sesal Direktur PDAM Empat Lawang, Abdul Goni.

Menurut Goni, proyek pengadaan pipa yang mengalami kerusakan ini baru dilakukan tahun 2015 lalu dari dana APBN. Kemudian pengerjaannya dilakukan melalui Satuan Kerja (Satker) PDAM Sumsel. “Kami ini hanya penikmatnya saja, saat sudah selesai baru diserahkan ke kami. Tapi oleh karena hasilnya tidak beres. Makanya kami ketempuhan tahlil, bongkar lagi, untuk memperbaikinya,” jelasnya.

Sebelumnya status PDAM sakit parah. Kali ini status PDAM jadi semakin parah yakni dengan status sekarat. Hal itu karena banyaknya permasalahan di tubuh PDAM yang belum teratasi. “Ini yang kelihatan yang di Tebing Tinggi pipa yang bocor. Sebenarnya di Pendopo lebih parah lagi kebocorannya,” tutur dia.

Goni memaparkan, 50 persen lebih air PDAM di Pendopo terbuan sia-sia. Sebab, pipa induk di kecamatan yang jauh dari ibu kota Empat Lawang itu bocor juga. Kalau di Tebing ini cuma pipa pipa penyalurnya. Nah kalau di pendopo itu pipa induk. Jadi 50 persen air terbuang cuma-cuma saja.

PDAM Empat Lawang sendiri bukan enggan untuk melakukan perbaikan. Tapi kondisi keuangan di tubuh PDAM yang belum memungkinkan untuk merealisasinya. “Gaji pegawai saja satu bulan ini belum dibayar. Kita mengharapkan bantuan yang dijanjikan Pemkab sebesar Rp300 juta belum juga ada,” tukasnya.

TEKS : ARI | EDITOR : SAUKANI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *