Tunjangan Sertifikasi Dihapus, Ini Jawaban Kadisdik Empat Lawang

Agusni Effendi

Agusni Effendi, Kadisdik Empat Lawang

EMPAT LAWANG | KSOL — Beredarnya isu penghapusan tunjangan sertifikasi, membuat para guru di Kabupaten Empat Lawang galau. Apalagi, informasi mengatasnamakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tersebut, sudah menyebar di media sosial.

Menjawab informasi itu, Kepala Dinas Pendidikan (Ka.Disdik) Empat Lawang, Agusni Efendi memastikan, isu penghapusan tunjangan sertifikasi tidak benar (bohong).

BERITA SEBELUMNYO : Tunjangan Profesi Guru Dihapus 2017

BERITA SEBELUMNYO : MENDIKBUD BARU : Sertifikasi Guru Akan Dihapus Dan Diganti Dengan Program Ini

Sebab, kata Agusni, Mendikbud, Muhadjir Effendy sudah mengeluarkan pernyataan bahwa isu tersebut adalah bohong. “Jadi kepada guru yang ada di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati jangan galau, isu penghapusan tunjangan sertifikasi guru itu tidak benar. karena menteri pendidikan sudah mengeluarkan pernyataannya,” tegas Agusni.

Disisi lain, mantan Kadisdik Lubuk Linggau ini berujar, tunjangan sertifikasi guru merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, serta Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. “Sertifikasi adalah sebuah upaya pemerintah dalam rangka peningkatan mutu dan uji kompetensi tenaga pendidik, sehingga  tidak mungkin dihapus, terlebih sudah diamanatkan dalam undang-undang,” katanya seraya menyebut, andaikan sertifikasi memang dihapus, itu merupakan wewenang pihak pusat.

Timbulkan Gejolak 
Kabupaten Empat Lawang, Darli mengaku, sudah mendengar adanya wacana penghapusan sertifikasi guru namun sudah ditepis pihak Kemendikbud. “Sekiranya sertifikasi dihapus tentu akan menimbulkan gejolak dan kekecewaan tersendiri bagi para guru di Empat Lawang. Bahkan, seluruh Nusantara umumnya. Saya kira pihak pusat lebih memahami ini,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI |  EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *