Musim Kemarau, Waspada Kebakaran Rumah

 

Komandan Kodim (Dandim) 0405 Lahat, Empat Lawang, Letkol CZI. Srihartono

Komandan Kodim (Dandim) 0405 Lahat, Empat Lawang, Letkol CZI. Srihartono

EMPAT LAWANG | KSOL — Memasuki musim kemarau yang dirasakan di wilayah Empat Lawang dan sekitaranya, Komandan Kodim (Dandim) 0405 Lahat, Empat Lawang, Letkol CZI. Srihartono meminta masyarakat untuk selalu waspada. Sebab, selain kebakaran lahan, kebakaran rumah marak terjadi. Sehingga, ia meminta warga masyarakat Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati khususnya, untuk selalu waspada. Selalu mengecek sejumlah peralatan rumah yang bisa menyebabkan kebakaran.

“Kalau mau berpergian cek dahulu, pastikan listrik di rumah dalam keadaan aman. Kompor juga di cek jangan sampai masih dalam keadaan menyala, masyarakat sudah main pergi saja,” kata Srihartono, kemarin (2/8/2016).

Sejauh ini, ia mengungkapkan, kebakaran lahan di Empat Lawang belum ada. Namun, yang sudah ada yakni kebakaran rumah. Hampir kesemua kasus kebakaran rumah tersebut disebabkan hubungan arus pendek listrik. “Jadi perlu sangat hati-hati, di cek benar-benar listrik di rumah itu. Jangan sampai terjadi kerugian,” tutur dia.

Untuk kebakaran lahan, di Empat Lawang belum ada. Dan di prediksi kebakaran lahan di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati ini tidak akan terlalu signifikan, dikarenakan Empat Lawang bukan merupakan lahan gambut melainkan lahan mineral.

“Kalaupun ada, kebakaran itu pasti disengaja. Ada yang membakar, tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api. Jadi masyarakat harus hati-hati, dilarang membakar sampah, timbun saja, disiplin buang puntung rokok. Walaupun itu sepele tapi akan berakibat fatal,” tegasnya.

Dan pihak TNI sendiri tidak segan-segan menangkap pelaku Karhutla apabila ada yang secara sengaja melakukannya. “Kita siapkan tegakkan perintah Presiden RI terhadap Karhutla ini. Masyarakat perlu waspada dan berhati-hati. Jangan sampai kejadian 2015 kembali terjadi di 2016 ini,”tutur dia.

Di Empat Lawang sendiri, Srihartono menuturkan, sudah membentuk tim penangan karhutla. Tim tersebut terdiri dari TNI, Polri, Pemda melalui BPBD, Dinas PU, Dinsos, Dinkes, Damkar, dan Manggala Agni). “Tinggal tunggu waktu untuk di apelkan. Walaupun daerah kita bukan daerah gambut, tapi kita tetap harus waspada,” tukasnya.

TEKS  :  SAUKANI  |  EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *