Selesai 70 %, Triller Film “Meniti 20 Hari” Diputar di PW Muhammadiyah Sumsel

PELAMBANG, KSOL – Sore, ba’da Ashar, Senin (27/6/2016), sejumlah kader dan jajaran pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan (Sumsel) sudah hadir di Gedung Dakwah PWM Sumsel. Sebagian di ruang kerja. Sebagian lagi di ruang tamu. Mereka sedang menunggu Sutradara (Ari Musbarianto) dan Produser Film “Meniti 20 Hari” (MDH) Drs Sukriyanto, M.Hum yang juga Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olah Raga (LSBO) PP Muhammadiyah.

Pukul. 16.05 WIB, keduanya hadir di Gedung Dakwah PWM Sumsel. Tak lama kemudian, semua undangan yang hadir masuk dalam ruang rapat guna menyaksikan pmutaran Triller film MDH.

Salah satu adegan dlm Film MENITI 20 HARI

Salah satu adegan dlm Film MENITI 20 HARI, di Taman Wisata Hutan Punti Kayu Palembang

Ari Musbarianto, sutradara Film MDH mengaku, gambar-gambar yang disaksikan sore itu, belum layak dikatakan sebagai trailler, sebab masih dalam tahab penyempurnaan. “Sebenarnya kalau ini dikatakan triller masih jauh. Ini hanya cuplikan-cuplikan adegan yang sudah kita selesaikan. Kita akan sempurnakan dan akan kita putar lagi,” ujar Arimus, panggillan akrab Ari Musbarianto, dalam silaturahmi dan buka bersama di Gedung Dakwah PWM Sumsel, sore itu.

Drs Sukriyanto, M.Hum, mengatakan film MDH ini merupakan produk murni putra-putri Muhammadiyah. Menurut Sukri, film MDH berbeda dengan film sebelumnya. “Kalau dalam film Laskar Pelangi dan Sang Pencerah Muhammadiyah hanya dapat nama, tapi tak secara bisnis Muhammadiyah dapat untung, karena diproduksi PH lain. Kalau film ini benar-benar lahir dari Muhammadiyah,” ujarnya.

Konsekuensinya, menurut Sukri, film ini diproduksi dengan dana yang sangat minim, bahkan dengan biaya yang murah. “Tetapi, meski dengan biaya murah tapi tidak murahan. Kita tetap menjaga kualitas produk, baik secara konten dan teknis lainnya yang berkaitan dengan produksi film ini,” tegasnya.

Pemutaran Triller Film MDH ini disambut antusias oleh jajaran PWM Sumsel. Prof Dr Romli SA, M.Ag, Ketua PWM Sumsel juga mengapreasiasi atas pembuatan film MDH. Romli berharap, film MDH ini dapat menjadi upaya penggalian potensi kader-kader persyarikatan dalam bidang seni dan budaya. Acara dihadiri puluhan kader Muhammadiyah di Sumsel dan jajaran PP Muhamamdiyah Jakarta.

TEKS : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *