Selama Ramadhan, Angka Lakalantas di Empat Lawang Meningkat

EMPAT LAWANG, KSOL – Angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah hukum Kabupaten Empat Lawang meningkat. Peningkatan mulai terjadi, sebelum dan selama Ramadhan. Bahkan diprediksi perlu pengawasan dan penertiban ketat, menjelang Idul Fitri dalam waktu dekat.

AKP Indra Jaya. SH, Kasat Lantas Polres Empat Lawang

AKP Indra Jaya. SH, Kasat Lantas Polres Empat Lawang

Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kasat Lantas, AKP Indra Jaya Syahputra mengakui hal ini. Menurutnya, angka lakalantas, sejak Mei-Juni 2016 mengalami peningkatan cukup signifikan. Bahkan dua peristiwa lakalantas diantaranya menewaskan korbannya. Bulan sebelumnya hanya ada satu saja lakalantas tewas. “Itu belum ditambah lakalantas yang tidak melapor, kita prediksikan memang meningkat,” kata Indra.

Peningkatan ini, kata Indra karena aktifitas di jalan raya selama Ramadhan meningkat. Meskipun dilakukan antisipasi ketat melalui razia, namun tetap saja terjadi. Kebanyakan di sebabkan human error, kemudian jalan yang licin dan berlubang. “Laka lantas kebanyakan karena kesalahan pengemudinya sendiri, kemudian baru faktor eksternal lain seperti kerusakan jalan dan lainnya,” jelasnya.

‪Mengenai lakalantas, Indra mengaku terjadi oleh rata-rata orang asli daerah Kabupaten Empat Lawang. Sangat disayangkan, banyak yang tidak lapor, meskipun lapor kejadian sudah lama dan tidak ada kesepakatan antara pelaku dan korban hingga persoalan menjadi berlarut-larut.

Makanya, lanjut Indra masyarakat harus mendukung adanya pelaksanaan razia atau penindakan yang dilakukan aparat di jalan. Pasalya, jika diamati lebih jauh pelaksanaan penindakan berbanding terbalik dengan angka lakalantas. Artinya, semkain banyak penindakan, angka lakalantas akan semakin menurun, begitu juga sebaliknya. “Melalui ini juga diimbau kepada masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas, baik membawa surat maupun kelengkapan kemanan lain, seperti helm dan sepeda motor standar, “ ajaknya.

‪Bagaimana dengan titik rawan lakalantas? Indra mengakui, di Tebing Tinggi nyaris tak ada titik rawan. Kecuali daerah sepi dan gelap. Namun sudah dilakukan monitoring oleh anggota setiap waktu daerah yang dianggap rawan. “Selain jalan yang sepi, juga jalan rusak yang kebanyakan penyebab kecelakaan,” tukasnya.

TEKS / FOTO : SAUKANI
EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *