Antisipasi Begal, Kawasan Sungai Lidi Butuh Lampu Jalan, Tapi Warga Disuruh Buat Surat

EMPAT LAWANG, KSOL – Meskipun hanya beberapa kilometer dari Pasar Tebing Tinggi, jalan kabupaten di kawasan Sungai Lidi Kelurahan Pasar Tebing Tinggi gelap gulita. Karenanya, warga meminta agar Pemkab Empat Lawang segera memasang lampu untuk penerangan jalan.

Sebab, jalan menuju Sungai Lidi ini benar-benar menjadi momok menakutkan bagi penggguna jalan, terutama di dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang sebelumnya kerap terjadi perampokan.

Seperti diungkapkan, Edy (47) salah seorang warga Tebing Tinggi, lampu penerangan jalan untuk kawasan Sungai Lidi saat ini dikategorikan sangat perlu, sebab sudah banyak perampokan yang terjadi di kawasan Sungai Lidi. “Masyarakat jika ingin melewati kawasan Sungai Lidi terpaksa konvoi, sebab jalan yang masih hutan ditambah tidak ada lampu penerangan jalan, membuat masyarakat was-was saat melintasi jalan tersebut,” kata Edy.

Untuk perampokan, dikatakan Edy sudah sering terjadi di kawasan Sungai Lidi, terutama di dekat kuburan dan jembatan sebelum simpang tiga Sungai Lidi. “Karena tidak ada lampu penerangan, perampok sering menunggu mangsanya di kawasan Sungai Lidi, di tempat yang gelap dan tidak terlihat oleh pengguna jalan,” jelasnya.

Dirinya dan warga Sungai Lidi yang lainnya meminta kepada pihak pemerintah agar segera memasang lampu di kawasan Sungai Lidi. “Semoga dalam waktu dekat lampu jalan di kawasan Sungai Lidi segera dipasang,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertambangan (Dishutbuntamben) Empat Lawang, Susyanto Tunut mengatakan, untuk masyarakat yang ingin meminta lampu penerang jalan harus melampirkan surat permohonan. “Silakan buat surat permohonan kepada kami jika ingin meminta lampu penerangan jalan. Sebab itu salah satu syaratnya,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI
EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *