Plt Bupati Empat Lawang Stop Mutasi Keluar Daerah !

 

Syahril-Hanafiah-620x330

Plt Bupati Empat Lawang H Syahril Hanafiah

EMPAT LAWANG, KSOL – Plt bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah menegaskan, untuk saat ini tidak ada lagi restu bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang ingin mengajukan kran pindah tugas (mutasi, red) ke luar daerah.

Selain karena berkas pengajuan pindah sudah menumpuk, Syahril khawatir dibukanya kran mutasi dimanfaatkan sejumlah oknum demi keuntungan pribadi. “Stop mutasi keluar daerah, ini sudah kebablasan. Takutnya nanti dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab,” tegas Syahril dibincangi kabarsumatera.com baru baru ini.

Oknum tak bertanggungjawab dimaksud, jelas Syahril, dirinya khawatir ada yang memanfaatkan keinginan PNS untuk pindah, misalnya, dengan meminta uang pelicin atau imbalan agar bisa mendapatkan surat izin pindah. “Ini salah besar,”tegasnya. Karena, setiap izin pindah tugas keluar daerah yang ia berikan, murni sesuai prosedur dan tidak ada se peser pun meminta imbalan.

Langkah dibukanya kran pindah PNS keluar daerah itu, imbuh Syahril, sebenarnya hanya bagi PNS berstatus tugas perbantuan (TP). Karena sudah bekerja didaerah lain, ya sebaiknya pindah saja dari pada membebani Empat Lawang. Selain itu, ia merestui jika pengajuan pindah itu dengan alasan jelas. Misalnya, PNS yang harus turut suaminya yang bertugas sebagai anggota TNI atau Polri. “Itupun alasannya harus jelas dan ada pertimbangan,” katanya.

Dengan kata lain, tegas Syahril, izin mutasi ke luar daerah untuk saat ini tidak ada lagi. “Stop dulu, sampai waktu tak ditentukan”. Para abdi negara di Empat Lawang, silahkan jalankan tugas dengan baik dan penuh tanggungjawab. Jangan berpikir untuk pindah.

Sementara itu, Kepala BKD Empat Lawang, Paterson Okki Bial melalui Kabid Mutasi dan Pengangkatan Pegawai, Aurigo menjelaskan, saat ini jumlah PNS di Empat Lawang masih jauh dari kata cukup. Sebab, saat ini PNS di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati ini hanya berjumlah sekitar 3000 orang lebih. Sedangkan untuk dikatakan ideal, harus memenuhi kuota sedikitnya 4000 orang. Dengan begitu, masih perlu 1000 orang lebih, agar ideal dan pelayanan dapat berjalan baik. “Mangkanya, kalau memang daerah lain yang kelebihan PNS, kami siap menampung,” kata Aurigo.

Lebih jauh Aurigo menegaskan, akan ada surat imbauan untuk PNS tidak pindah dahulu dari Empat Lawang. “Berbuat dulu lah, jangan ada kesan hanya numpang tes jadi PNS saja di Empat Lawang, lalu mau pindah,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI
EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *