Cegah Korupsi, KPK Bentuk Tim UPG di Empat Lawang

EMPAT LAWANG, KSOL – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), segera membentuk tim unit pengelola gratifikasi (UPG) di Empat Lawang. Hal ini dilakukan, guna mencegah terjadinya tindak pidana korupsi pejabat ditingkat daerah.

Pembentukan tim perpanjangan tangan KPK ini, direncanakan paling lambat tiga bulan mendatang. Dalam hal ini, akan dikomandoi Inspectorat dan disosialisasikan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ke setiap SKPD. “Iya benar KPK akan bentuk tim UPG di Empat Lawang, kita akan buat payung hukumnya,” ungkap Kepala Bagian Hukum Setda Empat Lawang, Tarmizi Kohar, kemarin (11/6/2016).

Dengan adanya UPG, kata Tarmizi, setiap pejabat SKPD di Empat Lawang tidak bisa lagi sembarangan memberikan buah tangan atau kado ke pejabat lebih tinggi. Nanti akan diatur dan ada batasannya di UPG. “Misal ada kepala Dinas hendak memberi kado atau buah tangan ke bupati, wakil bupati ataupun sekda, itu ada batasannya. Kalau satu juta rupiah mungkin lumrah saja, kalau di atas itu, harus melapor dulu ke UPG,” jelasnya.

Pembentukan UPG ini, lanjutnya diprediksi 3 bulan mendatang akan diterapkan. “Nanti bupati dan wali kota se indonesia akan di undang KPK untuk penerapan UPG ini, setalah itu nanti, baru akan diadakan sosialisasi di setiap daerah, dengan dipimpin Inspectorat,” paparnya.

Tamizi menilai, upaya KPK cukup baik dengan lebih mengutamakan pencegahan mendirikan UPG ini. “Sebenarnya KPK itu sudah punya data semua di setiap daerah ini. Selaku mendengarkan paparan tim KPK, saya ciut selaku aparatur. Semua gerak-gerik didaerah itu terekam oleh KPK. Mereka ada tv monitor, mana aliran dan yang membingungkan dan rekening gendut terdata semua,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI
EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *