Basmi Hama Babi, Dishutbuntamben Siapkan Bantuan 500 Lapun

EMPAT LAWANG, KSOL – Sebagian besar petani di Empat Lawang mengeluhkan maraknya hama babi. Hewan perusak tanaman itu, selalu menjadi mimpi buruk mereka saat bercocok tanam. Pasalnya, setiap kali menanam tanaman, hampir sebagian besar tanaman rusak.

Oleh sebabnya, para petani mengharapkan Dinas kehutanan, Perkebunan dan Pertambangan Energi (Dishutbuntamben) Empat Lawang, bisa membantu petani memberantas hama babi tersebut. Sebab, hal ini telah meresahkan.

“Kami minta Dishutbuntamben untuk membantu kami (petani) untuk memusnahkan babi. Kami minta dianggarkan semacam kandang perangkap, atau dibuat kapsul untuk menghentikan babi itu berkembang biak,” ujar Tarmizi (54), salah seorang petani di Kecamatan Tebing Tinggi.

Sementara itu, Kepala Dishutbuntamben Empat Lawang, Susyanto Tunut langsung menanggapi keluhan petani tersebut. Kata Susyanto, sejak zaman dahulu hingga sekarang keberadaan hama babi akan selalu ada. “Kan sudah ada Forum Pemburu babi (forbi). Kita bekerjasama dan kita juga berikan insentif untuk perekor babi, agar memotivasi mereka untuk berburu. Ini salah satu solusinya,”ujarnya.

Untuk kapsul penghenti berkemang biaknya hama menakutkan petani tersebut, Susyanto mengaku belum berani untuk menganggarkan. Sebab belum ada petunjuk tekhnis dalam pelaksanaannya. “Kalau ada petunjuk tekhnisnya, mengapa tidak. Kalau belum ada, takutnya nanti disalah gunakan,” katanya.

Namun, Susyanto menambahkan, agar para petani jangan terlalu berkecil hati. Sebab di tahun ini, pihaknya telah memprogramkan 500 buah Lapun (perangkap babi), tombak 500 buah. “Itu juga kalau tidak coret akibat pemangkasan ini, kalau dicoret apa boleh buat,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI 
EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *