Plt Bupati Wacanakan Tukarguling Jalan Poros HM Noerdin Pandji

EMPAT LAWANG, KSOL – Penyelesaian pembangunan jalan poros HM Noerdin Pandji masih membutuhkan biaya besar. Makanya, pemkab Empat Lawang berencana menyerahkan statusnya menjadi jalan provinsi Sumatera Selatan. Demikian disampaikan Plt Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah, saat kunjungan Wakil Gubernur Sumsel, H Ishak Mekki, Selasa (31/5/2016).

“Kami sudah sampaikan ke provinsi, jalan poros akan diserahkan ke provinsi. Nanti diupayakan tukar guling dengan jalan lama dari Pendopo ke Tebing Tinggi, menjadi jalan kabupaten,” kata Syahril.

Dengan kondisi keuangan APBD Empat Lawang, jelas Syahril, masih banyak membutuhkan bantuan baik dari APBD Provinsi Sumsel dan APBN. Terutama dalam menjalankan proyek-proyek besar infrastruktur, seperti jalan poros, Pulo Emass dan lainnya. Sebagai daerah baru dimekarkan, APBD Empat Lawang belum mencapai Rp 1 triliun.

Melalui kunjungan wakil Gubernur Sumsel, diharapkan mampu meninjau langsung kondisi infrastruktur di Empat Lawang terutama pembangunan jalan dan jembatan. “Apalagi sejak 2014 kita sudah keluar dari status daerah tertinggal. Sejak itu, Empat Lawang tak lagi mendapat bantuan pusat selain DAK,” imbuh Syahril.

Sementara itu, wakil gubernur Sumsel, H Ishak Mekki mengatakan, pemprov siap membantu memberi status jalan poros HM Noerdin Pandji. “Ajukan saja ke pemprov, agar nanti dilakukan pembahasan tekhnisnya,” katanya. Karena memang, jelas Ishak, program percepatan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas dirinya bersama Gubernur, H Alex Noerdin.

Terkait kondisi jalan provinsi di Empat Lawang, politisi partai Demokrat ini tak menampik banyak sekali kerusakan. “Sebagian besar keluhan daerah memang masalah jalan, sebagai poros urat nadi dalam pembangunan. Infrastruktrur akan menjadi prioritas pemprov sumsel,” kata Ishak.

Dalam melaksanakan pembangunan, pemkab terutama SKPD harus kreatif dan tidak hanya mengandalkan APBD. Tapi berusaha mencari bantuan ke Provinsi dan Pusat, intinya harus ada inisiatif agar pusat todak lupa, karena banyak daerah lain juga minta bantuan pembangunan. Apalagi Empat Lawang baru dimekarkan, wajar sekali dibantu. Selain itu, memaksimalkan PAD yang ada. “Intinya harus kreatif,” tegasnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) Empat Lawang, H Fauzi menjelaskan, untuk proses tukar guling jalan poros HM Noerdin Panji belum bisa dilakukan karena belum ada status. Makanya, akan di statuskan dulu melalui SK bupati sebagai jalan kabupaten.

Fauzi tak menampik, penyelesaian secara keseluruhan atau tahap sempurna, jalan poros masih butuh dana mencapai Rp 65 miliar. Nah, untuk 2016 ini akan diupayakan penyelesaian oven trafik sekitar 9 kilometer lagi.

“Dengan catatan tidak ada pemangkasan anggaran lagi, kita optimis tahun ini selesai oven trafik,” jelas Fauzi menambahkan, pada anggaran 2016 ini sudah berjalan pekerjaan lanjutan dengan dana sekitar Rp 30 miliar.

TEKS : SAUKANI
EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *