132 Siswa Prasejahtera ikuti Seleksi Program Bidiksiba PTBA

TANJUNG ENIM, KSOL –  ‎Kesejahteraan masyarakat di sekitar PT Bukit Asam merupakan tanggungjawab PTBA‎. Diharapkan nantinya, anak yang mengikuti program Beasiswa Pendidikan Sekitar Bukit Asam (Bidiksiba) dapat memberikan perbaikan ekonomi bagi keluarganya, setelah ia menyelesaikan pendidikan dan bekerja,” demikian disampaikan Senior Manager (SM) CSR PTBA Bukit Asam (persero) Tbk Saiful Islam di sela tes tertulis yang diikuti 132 Siswa prasejahtera di SMA Bukit Asam Tanjung Enim, Kamis (26/5/2016).

Peserta itu terdiri dari jurusan IPA 81 dan jurusan IPS 51 orang.  Jumlah peserta sudah merupakan hasil saringan.  Seharusnya peserta ada 135, namun karena tidak memenuhi syarat maka oleh panitia digugurkan. ‎Tahun-tahun sebelumnya program Bidiksiba  ada yang dikirim ke IBP dan Malang.

Tampak suasana di salah satu ruang tes di SMA Bukit Asam Tanjung Enim

Tampak suasana di salah satu ruang tes di SMA Bukit Asam Tanjung Enim

Saiful menjelaskan, program Bidiksiba ini bentuk bantuan beasiswa pendidikan bagi warga sekitar Bukit Asam yang diberikan PTBA melalui kegiatan Corporate Sosial Responsibility (CSR). Program ini untuk memberikan kesempatan kepada lulusan SLTA dari keluarga prasejahtera yang bermukim di sekitar ring I perusahaan‎.

“Program Bidiksiba ini memasuki tahun ke 3. Pesertanya berasal dari 25 desa dan kelurahan dari 5 kecamatan di 2 kabupaten di wilayah ring I PTBA, seperti Muara Enim dan Lahat.‎ Untuk pesertanya memang kami batasi. Kenapa? kita batasi hanya kepada keluarga prasejahtera,  jika dibuka luas nanti mereka takut kalah bersaing mengingat kuota terbatas,” ujar Saiful sebelumnya menjabat sebagai SM Pertanahan.

Sementara itu, Tim Bidiksiba Polsri Zakaria, M.Pd  menambahkan program Bidiksiba adalah bentuk bidang kerjasama antara Polsri dengan PTBA.  Tentunya dalam pelaksanakan tes Bidiksiba ini, pihaknya berharap akan terlaksana dengan baik.

Menyangkut kerjasama selain pemagangan mahasiswa Polsri di PTBA ini tidak terbatas itu saja. Pihaknya juga melaksanakan Teaching Industries, dengan sistim dosen POLSRI ikut kerja di PTBA. “Jadi apa yang  terjadi di industri dapat diajarkan di kelas agar link and mach (nyambung),” jelasnya.

Sejauh ini pelaksanaan program belum ada ditemukan kendala. Sebab pihaknya menutu Saiful dalam melakukan pendampingan kepada mahasiswa, seperti jika ada yang sakit, atau bermasalah pihaknya segera melakukan pengecekan.

“Ya seperti kemarin ada yang bermasalah dengan nilai mereka, kami segera melakukan konseling. Namun ada juga yang menggembirakan kita, bahwa  dari peserta Bidiksiba ini ada yang IP-nya mencapai 4 koma,” sambung Zakaria.

Pada kesempatan tersebut, Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Kabupaten (Disdikbud) Muara Enim yang diwakili Budianto di Muara Enim jumlah keluarga prasejahtera sangat tinggi. Untuk itu pihaknya sangat mengapresasi program Bidiksiba.‎

Sebagai tanda dimulainya pelaksanaan tes, secara simbolis diberikan soal tes dari Tim Security  kepada Tim Bidiksiba POLSRI diterima Zakaria. Berkas ini kemudian diserahkan kepada tim penguji diterima H. Firdaus, ST MT dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima.

Bertindak sebagai tim penguji, Politek Sriwijaya (Polsri) Palembang, H. Firdaus, ST MT (Ketua Tim penguji) yang kesehariannya Pembantu Direktur I Polsri. Sedangkan ketua tim Bidiksiba POLISRI  Zakaria, M.Pd yang juga menjabat Pembantu Direktur IV Polsri. Sementara dari pihak PTBA, Manager PKBL, Nan Budiman. Perwakilan Tim CSR, Titin Dwi Oktariani, Yusril, Sulastri, Gito Purwoko, Hendri, Samsuwir, Bambang dan  Mustofa‎ Kamal.

TEKS / FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM TANJUNG ENIM
EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *