Gantikan AKBP Rantau, AKBP Bayu Pimpin Polres Empat Lawang

EMPAT LAWANG, KSOL – Polres Empat Lawang kembali melakukan pergantian pimpinan. Kapolres AKBP Rantau Isnur Eka diganti AKBP Bayu Dewantoro. Mutasi jabatan ini diiringi dengan acara penyambutan dan perpisahan, kemarin (19/5/2016) digelar di halaman Mapolres Empat Lawang.

Tradisi upacara pedang pora dilakukan dalam pisah sambut kapolres tersebut dan suasana haru menyelimuti acara itu saat kapolres lama meninggalkan Mapolres Empat Lawang. “Di tubuh polri, mutasi adalah hal yang biasa untuk penyegaran, karir dan lain sebagainya,” ujar Kapolres Empat Lawang yang lama, AKBP Rantau Isnur Eka SIK, kemarin.

Rantau menjelaskan, perkara narkoba 2014 jumlah laporan polisi (LP) 22 dan tersangka 35 orang. Di  2015 LP naik menjadi 31 dan tersangka 40 orang. Kenaikan karena Satnarkoba gencar melakukan operasi. 2016 LP turun drastis menjadi 6. Ini kemungkinan para pelaku sudah takut dengan Satnarkoba. Pelaku bergeser ke Musi Rawas, Lahat dan Kepahiang, Bengkulu.

beritapaytren“Ini jadi tugas saya di Lahat nanti,” kata Rantau yang sekarang menjabat Kapolres Lahat. Di bagian Satlantas, Rantau menjelaskan, 2015 jumlah kecelakaan 32 dan 2016 hingga Mei ini hanya 2. Penilangan semakin naik dibandingkan 2015, di 2016 tilang mencapai 799 dan teguran 600.

Sementara Kapolres Empat Lawang yang baru, AKBP Bayu Dewantoro, S.IK, MM mengatakan, pihaknya akan meneruskan program dari kapolres lama. Hal yang sulit adalah mempertahankan dan melanjutkan, namun dirinya akan melakukannya dengan baik.

“Anggota yang tersesat akan diputus, yang masih bisa dibina akan dibina dan yang tidak bisa dibina lagi akan dibinasakan,” cetusnya.

Program-program yang lama akan dilanjutkan, seperti program Lempok Mas, Operasi Sadar Lintang (OSL) dan lainnya. Tindak kriminal akan berkurang lagi dan masalah narkoba akan ditindak tegas. “Kami dukung program-program pemerintah setempat,” tukasnya.

TEKS  : SAUKANI
EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *