Perkosa Anak Dibawah Umur, Istri Pelaku Malah Tuduh Korban Selingkuh dengan Korban

MUARA ENIM, KSOL – Tak salah bila saat ini publik menyebut, Indonesia sedang darurat kekerasan dan pelecehan seksual. Betapa tidak, kasus kejahatan seksual yang di sertai pembunuhan belakangan ini sering mewarnai pemberitaan di media cetak.

BACO BERITA TERKAIT : 10 Negara dengan Tingkat Kasus Pemerkosaan Tertinggi

Korbannya hampir merata adalah anak-anak di bawah umur. Seperti yang terjadi di Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan baru-baru ini. Seorang anak di bawah umur bernama Ast (15), yang masih berstatus pelajar menjadi korban perkosaan oleh ‎tersangka Heri Mustofa bin Buseri (26). Pelaku adalah seorang, guru pencak silat di Kecamatan Lubai Ulu.‎ Aksi amoral ini terjadi di rumah korban, Ast yang beralamat di RT 01 RW 01 Desa Sumber Asri Kecamatan Lubai Ulu.

Pelaku Pemerkosaan yang kini masih DPO

Pelaku Pemerkosaan yang kini masih DPO

Dari informasi yang dikumpulkan dari lapangan, kejadian pemerkosaan terjadi pada Kamis (5/5/2016) sekitar pukul 02.30 WIB. Namun baru dilaporkan ke aparat Polsek Rambang Lubai pada kamis (12/5/16) siang, sekitar 13.30 WIB.‎

Pelapornya orang tua korban, Suparman ‎Bin Tupar (36), warga Pilip 5 Desa Sumber Asri Kecamatan  Lubai Ulu Kabupaten Muara Enim, yang berprofesi sebagai petani. Suparman  ditemani ‎Saksi Andre bin Nahrowi (36) dan Surono bin Samhari (38), yang keduanya merupakan warga ‎yang sama dengan pelapor.

Menurut penuturan ayah korban, di hadapan penyidik polisi menceritakan, pada Kamis (5/5/2016), sekitar pukul 02.30 WIB, korban bermaksud pulang ke rumah usai melatih pencak silat. Nah, pada saat sampai ke rumah tiba-tiba tanpa sepengetahuan korban, ternyata telah diikuti pelaku.

Pelaku langsung masuk ke rumah korban. Ironisnya, saat itu korban sendirian. Pelaku kemudian membekap korban dengan tangan dan memaksa korban untuk membuka baju sambil mengancam akan diganggu di sekolah jika tidak menuruti hasrat korban.

6Pada saat pelaku melakukan tindakan bejat,‎ tidak lama kemudian istri pelaku menggerebek rumah korban dan pelaku langsung kabur. Sedangkan korban ditarik paksa keluar dari rumah. Istri pelaku berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

Parahnya, isteri pelaku justeru menuduh kalau korban sudah berselingkuh dengan suaminya. Atas kejadian tersebut, korban didampingi orang tuanya melapor ke Polsek Rambang Lubai.

‎Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto SIK, MSI melalui Kapolsek Rambang Lubai AKP Bustomi SH di dampingi Kasubbag Humas Iptu Arsyad AR kepada Reporter RGBA FM, Jumat (13/5/2016), membenarkan adanya peristiwa perkosaan terhadap anak di bawah umur tersebut.

Penangkapan terhadap tersangka Heri Mustofa di kuatkan dengan bukti lapor keluarga korban ke pihak polisi dengan ‎LP/B/14/V/2016/Sumsel/Res M. Enim/Sek. Rb. Lubai tgl 12 Mei 2016.

“Pelaku sudah berkeluarga dan sama dengan korban melatih di perguruan pencak silat di Kecamatan Lubai Ulu,” ujar AKP Bustomi  yang baru menjabat sebagai Kapolsek Rambang Lubai ini.

Ditambahkannya, pelaku sejak kejadian langsung kabur. Saat ini pelaku masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Dua hari setelah kejadian, istrinya juga kabur. Diduga, menyusul suaminya. Saat ini pihak kepolisian tengah memburu keberadaan pelaku di tempat persembunyiannya.

TEKS / FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM TANJUNG ENIM
EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *