20% Warga Sumsel Pengguna Narkoba. 50% Para Pekerja

MUARA ENIM, KSOL – ‎Penyalahgunaan narkoba saat ini sudah pada tahap mengkhawatirkan. Bahkan Indonesia, sudah layak disebut negara darurat narkoba. Bukan tanpa alasan. Berbagai kasus narkoba mencuat ke publik hingga menjadi isu hangat di berbagai kalangan. Di Sumatera Selatan, kasus terbaru Bupati termuda Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Ahmad Wajir Noviadi dan yang Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud.

IMG_20160514_224734

Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar Didampingi Kepala BNN Sumsel Brigjend Pol Muhammad Iswand saat di Wawancara di sela kegiatan tes urine

IMG_20160514_224847

Wakil Bupati Muara Enim H Nurul Aman SH (kanan,red) saat pemasangan stiker stop narkoba di saksikan Kepala BNN

Data lain menyebutkan, hampir setiap hari ada orang tewas akibat mengonsumsi narkoba. Sedangkan pengguna narkoba sudah sekitar 20 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Untuk memberantas dan mendeteksi sejak dini pengguna narkoba sejumlah lembaga kemudian melakukan tes urine, khususnya terhadap para PNS atau pejabat pemerintahan, termasuk di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Baru-baru ini, ratusan pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, mendadak kaget saat dilakukan tes urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Selatan.

Selama proses pengambilan tes urine yang ditempatkan di aula Bappeda Muara Enim, sampai-sampai antrian PNS yang hendak buang air di toilet, dijaga ketat beberapa anggota Kepolisian, Satpol PP, serta anggota BNN Sumsel. Bahkan ada beberapa jalan dan pintu keluar yang terpaksa ditutup sementara.

Kepala BNN Sumatera Selatan Brigjend Pol Muhammad Iswand kepada Reporter RGBA FM mengatakan, dari 33 provinsi di Indonesia, Provinsi Sumsel sekitar 20 persen. Untuk penggunanya didominasi sekitar 50 persen para pekerja, sekitar 20 warga dan selebihnya orang yang tidak bekerja.

6Melalui tes urine, diharapkan masyarakat Muara Enim akan terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Cara ini dilakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai peredaran narkoba namun peran serta dan informasi dari masyarakat sangat diharapkan.

Sementara itu, Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar mengatakan, pelaksanaan tes urine bagi para pejabat eselon II dan III di jajaran Pemkab Muara Enim ini, pihak BNN sengaja diundang. Kedepan secara bertahap akan dilakukan bagi para pejabat eselon IV.

Menurut Muzakir, bagi pejabat atau PNS yang terindikasi positif narkona, Pemkab tidak segan-segan akan diberikan sanksi tegas berupa pemecatan sebagai PNS. Untuk itu Muzakir mengajak jajaranya untuk menjauhi narkoba. Usai melakukan tes urine, kepala BNN  bersama bupati dan wakil bupati melakukan pemasangan stiker bertuliskan stop narkoba di kendaraan Dinas masing-masing.

TEKS / FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM TANJUNG ENIM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *