Maksimalkan Peran Koalisi, KOMPPRESS Pilih Ketua Baru

PALEMBANG, KSOL – Setelah satu semester melaksanakan aktivitas pemantauan peradilan, Koalisi Masyarakat Pemantau Peradilan Sumatera Selatan (KOMPPRESS) bellum lama ini, (4/5/2016) kembali melakukan musyawarah terbatas di Kantor Penghubung Komisi Yudisial (PKY) Sumatera Selatan (Sumsel), di Jalan Hokki Kampus Palembang. Tujuannya untuk memilih calon koordinator untuk kepengurusan mendatang.

Digelarnya musyawarah pemilihan calon koordinator KOMPPRESS ini dilatarbelakangi oleh vakumnya koordinator lama, Ali Hanafiah yang masih aktif di KSBSI Sumsel. Sehingga untuk merajut dinamika gerakan koalisi ini, KOMPPRESS menggelar musyawarh terbatas.

beritapaytren-STOP JD KARYAWANSebelum acara ini digelar, KOMPPRESS sudah lebih melakukan rapat internal bersama para dewan penasihat, diantaranya Imron Supriyadi (AJI Palembang), Rina Bakrie (Yayasan Puspa Indonesia), dan Tarech Rasyid (Koordinator Sekolah Demokrasi Prabumulih/Dosen UIBA) di Angkringan Nasi Bakar Kopi Hitam (NBKH) Manajemen.

Kali itu, seluruh pengurus KOMPPRESS senada untuk sesegera mungkin menggelar musyawarah untuk pemilihan pengurus baru.

Acara berlangsung  mulai pukul 21.00-23.30 WIB. Diawali dengan menentukan dan memilih pimpinan sidang untuk memimpin proses pemilihan koordinator KOMPPRESS.

Setelah melalui proses diskusi, akhirnya Lukman Siddik (KSPSI Sumsel), dipercaya memimpin rapat terbatas tersebut.

Sebelum memilih Koordinator, pimpinan sidang membuka sesi pertama dengan agenda usulan bakal calon (balon) koordinator KOMPPRESS dengan sistem tertutup sesuai kesepakatan dalam forum musyawarah.

Dari usulan bakal calon tersebut terpilih empat nama balon koordinator KOMPPRESS, yaitu; Agus Prayudha Dinata (Sahabat PKY) 6 pengusul, Ardi Sudrajat (Sahabat PKY) 4 pengusul, Nadia Tiara Putri (Sahabat PKY) 3 pengusul, dan Nindi (WCC Palembang) 1 Pengusul.

Pada tahap berikutnya forum menyepakati hanya dua orang yang akan diusulkan menjadi calon. Pimpinan sidang kemudian menanyakan kesediaan masing-masing calon berdasarkan urutan pengusul terbanyak.

Dari 4 bakal calon yang diusulkan, suara pengusul terbanyak pertama diperoleh Agus Prayudha Dinata dan suara terbanyak kedua Ardi Sudrajat yang kemudian menyatakan bersedia dicalonkan.

Pemilihan calon koordinator pun dilanjutkan kembali dengan sistem tertutup. Alhasil suara pengusul terbanyak kembali diraih Agus Prayudha Dinata dengan jumlah terbanyak pertama dan Ardi Sudrajat sebagai peraih suara terbanyak kedua.

“Diharapkan kerjasama kawan-kawan untuk mengawal peradilan sejak dari penyelidikan, penyidikan di kepolisian, hingga di peradilan dan tentu kita harus memaksimalkan program yang sebelumnya telah kita rancang bersama di bidang edukasi, pemantauan, dan advokasi” tegas Agus dan Ardi kompak saat diminta menyampaikan sambutannya.

Dengan terpilihnya Agus Prayudha Dinata sebagai koordinator KOMPPRESS yang baru, forum memeri amanah ini selama tiga (3) tahun. Diharapkan, percepatan pengawalan peradilan oleh masyarakat sipil akan semakin progresif.

Untuk menopang hal itu, Ardi Sudrajat diberikan kepercayaan oleh forum sebagai wakil koordinator. Tujuannya agar peran koordinator semakin maksimal. Mengingat Agus Prayudha Dinata adalah mahasiswa yang dalam hitungan hari akan menyelesaikan studi di STIHPADA dan bersiap meniti karir di ranah hukum. Sementara Ardi Sudrajat, masih berstatus mahasiswa aktif semester IV di Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP).

TEKS / FOTO : TIM REDAKSI KOMPPRESS




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *