Mahasiswa Harus Menguasai Ilmu Dunia Kerja

6PALEMBANG, KSOL – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang membekali kadernya skill di dunia kerja. Kali ini HMI mengusung materi tentang keprotokalan dan Master of Ceremony (MC), belum lama ini, Selasa (3/5/2016).

Hal ini menjadi penting, karena  mahasiswa tidak harus terpaku dalam satu bidang keilmuan saja. “Mahasiswa juga harus menguasai ilmu yang menunjang karirnya dalam dunia kerja,” ujar Doly Nofiansyah, salah satu narasumber pada acara tersebut.

Oleh sebab itu, menurut Doly, melalui pelatihan itu, mahasiswa harus lebih mengasah kemampuan. Seperti HMI yang mengadakan pelatihan ini, harapannya akan lahir Protokoler dan MC andal. “Makanya mereka harus dibekali ilmu,” jelasnya.

Lebih lanjut Doly menegaskan, pembawa acara atau MC harus memiliki intelektual dan etika. Penampilan fisik MC bukan hal yang utama. Modal dasar untuk menjadi MC adalah keberanian dan ketekunan.

beritapaytren-STOP JD KARYAWANPada kesempatan yang sama, narasumber lainnya, Anita Trisiah mengatakan seminar ini penting untuk mahasiswa, terutama yang aktif di organisasi. Sebab menurutnya, keprotokolan bukan hanya terkait dengan pemerintah, namun juga berlaku di organisasi kemahasiswaan.

“Pembelajaran hari ini sebagai bekal untuk mahasiswa. Sebab nanti mahasiswa akan terjun ke masyarakat. Meskipun hari ini belum sempurna, tapi para peserta sudah berproses. Hari ini bisa dijadikan referensi perbaikan ke depannya,” ujar Anita yang juga dosen FDK UIN Raden Fatah Palembang ini.

Menurutnya, protokoler merupakan front liner dalam suatu acara. Sedangkan MC merupakan bagian dari protokoler. “Jika protokolernya bagus maka acaranya akan berjalan dengan lancar. Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, protokoler harus memahami  konsep acara dan memperhatikan permasalahan-permasalahan kecil yang bisa menghambat kelancaran acara,” tambahnya.

Pada acara yang digagas Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FDK UIN Raden Fatah Palembang ini, Ketua Komisariat FDK, Alan Dwi Kurniawan mengatakan, materi keprotokolan dan MC penting untuk dipelajari, terutama untuk kader HMI. Selain itu, materi seminar dan pelatihan juga merupakan kelanjutan dari materi yang diajarkan saat Latihan Kader (LK) satu.

“Acara ini sudah pernah diadakan HMI cabang Kota Palembang pada bulan maret. Jadi kami dari Komisariat Fakultas Dakwah ingin melanjutkan kegiatan ini di UIN. Nanti setelah seminar hari ini kami tetap akan melanjutkan pelatihan lanjutan untuk kader,” ujar Dia.

KONTRIBUTOR / FOTO : LUSI HARIANTI
EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *