LubukLinggau – PALI, Dulu 3 Jam, Ke Depan Hanya 2 Jam

PALI, KSOL — Kabupaten PALI merupakan daerah paling strategis di Sumatera Selatan. Secara geografis DOB yang baru berumur tiga tahun itu terletak ditengah-tengah propinsi Sumatera Selatan. Untuk memacu pertumbuhan ekonomi, Pemkab PALI bertekad membangun jalan akses dari kabupaten tetangga yang mulus.

Salah satunya adalah jalan menuju Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau. Bila saat ini waktu tempuh PALI-Lubuk Linggau 3 jam. Di masa datang, Pemkab PALI akan mempersingkat waktu tempuh hanya 2 jam. Caranya dengan memuluskan akses jalan tersebut.

“Kita sudah usulkan ke pemerintah pusat agar jalan Lubuk Linggau-Simpang Belimbing menjadi jalan nasional,” ungkap Heri Amalindo di hadapan ratusan warga Desa Semangus Kecamatan Talang Ubi, Kamis (5/5/2016).

6Bila sudah jadi jalan nasional, akan memudahkan pengaspalan jalan tersebut menggunakan dana APBN.

“Anggaran kita terlalu kecil, karena itu kita usulkan menjadi jalan nasional karena menghubungkan empat kabupaten-kota,” terang Heri.

Heri berkeyakinan peningkatan status jalan tersebut bisa terealisasi dalam waktu dekat.

Selain itu, poros jalan tersebut juga akan dihubungkan dengan jalan poros menuju prabumulih.

“Pembangunan jembatan payuputat sudah rampung. Jalan payuputat-Simpang Raja juga tahun ini akan segera kita rampungkan. Sehingga bisa terhubung dengan jalan menuju Lubuk Linggau. Kalau sudah rampung semua akses dari Lubuk Linggau menuju Prabumulih maupun Muara Enim lebih mudah dan waktu tempuh akan lebih singkat,” terangnya.

Kabar gembira ini disambut antusias dari warga. Seperti disampaikan Ajiz, salah satu warga desa Semangus.

“Sebelum PALI terbentuk desa kami dikenal sebagai daerah terpencil tempat berdiam Suku Anak Dalam. Namun setelah DOB PALI, akses masuk lebih mudah karena sebagian jalan sudah di cor beton. Kami berharap, jalan tersebut dapat segera terealisasi agar dapat meningkatkan kesejahteraan kami,” harap Ajiz saat bicara dalam acara yang dihadiri oleh Prof Ahmad Erani Yustika, Dirjen PPMD Kementerian Desa PDTT.

TEKS / FOTO : T PAMUNGKAS
EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *