Bupati Muba Non Aktif dan Isterinya Sama-Sama Dipenjara

PALEMBANG, KSOL – Tak ada yang bisa menolak jika takdir telah datang. Pahri Azhari, Bupati Non Aktif Musi Banyuasin dan Isterinya, Lucianty Pahri, kini harus kompromi dengan takdir. Keduanya terpaksa menerima vonis dari Majelis Hakim. Pahri divonis 3 tahun dan Lucianty 1 tahun 3 bulan penjara. Hal ini terungkap dalam Sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Selasa (3/5).

VONIS BUPATI MUBA DAN ISTRI

Pahri Azhari, Bupati Non Aktif Musi Banyuasin dan Isterinya Lucianty Pahri saat mendengar Vonis Majelis Hakim PN Palembang

Hukuman ini berdasar pada pembuktian bersalah atas suami isteri ini dalam perkara suap pengesahan RAPBD Muba 2015 dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Muba 2014.

Ketua Majelis hakim, Saiman menyebutkan, dalam amar putusannya terdakwa pasangan suami isteri ini terbukti secara sah bersalah melakukan turut serta secara berlanjut melakukan korupsi.

Terhadap vonis hakim tersebut, kedua terdakwa menyatakan pikir-pikir dulu apakah akan menerima atau melakukan banding. Sikap yang sama juga disampaikan jaksa penuntut umum Irene Putri. “Kami akan melapor ke pimpinan, apakah akan banding atau tidak,” kata Irene.

beritapaytren-STOP JD KARYAWAN Menurut Irene Putri, apa yang disampaikan hakim sama dengan jaksa. “Namun vonis yang diberikan lebih ringan, semua itu sepenuhnya pertimbangan hakim.”

Hukuman yang ditimpakan pasangan suami isteri ini, ternyata bukan hanya ganjaran penjara. Tapi masing-masing terdakwa harus menanggung beban denda sebesar Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Sebagiaman diberitakan sebelumnya, Pahri Azhari dan Luciyanti Pahri ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah operasi tangkap tangan terhadap dua anggota DPRD Muba Bambang Karyanto dan Adam Munandar bersama dua pejabat Pemerintah Kabupaten Muba.

TEKS : T PAMUNGKAS
EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *