Harga Karet Naik Tapi Masih Terlalu Murah

INDRALAYA, KSOL – Akhir bulan April ini harga karet (getah karet) mulai merangkak naik. Kenaikan harga karet ini disambut gembira oleh masyarakat khususnya para petani karet yang berada di Desa Talang Seleman Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir (OI) Provinsi Sumatera Selatan.

Salah satu warga Desa Talang Seleman Asmawi mengungkapkan, naiknya harga karet ini merupakan kabar gembira bagi warga, khususnya para petani karet. Namun hal ini bukan semata-mata menjadi angin segar bagi para petani. Sebab dikarenakan harga karet saat ini masih cukup murah. Dirinya berharap ke depan harga dapat mencapai Rp 15.000 per kg sampai Rp 20.000 per kg.

“Yang mana beberapa bulan sebelumnya harga jual karet di kecamatan tersebut hanya Rp 7.500 perkilonya. Kini petani karet sudah mulai bisa bernapas lagi karena mereka sudah bisa jual dengan harga hingga Rp8.100 per kg. Namun dengan harga tersebut dirasa masih cukup murah.

Sebab hal ini disebabkan harga kebutuhan pokok sekarang masih terlalu tinggi. Seperti harga cabe panjang  perkilonya Rp 40.000, cabe pendek Rp 32.000, dan bawang merah per kg Rp 40.000,” kata Asmawi saat dibincangi, Kamis (28/04/2016).

Hal senada juga diungkapkan Rahman. Menurutnya, naiknya harga karet saat ini memang menjadi angin segar bagi bagi para petani karet. Namun hal ini bukan semata-mata memberikan kesejateraan bagi masyarakat khususnya para petani karet. Apalagi saat ini cuaca yang tidak bersahabat seperti hujan. Akibatnya cuaca seperti ini sangat mengganggu para hasil petani dalam berkebun.

“Kita berharap kedepan agar pemerintah lebih menjaga lagi ketahanan harga karet, karena mayoritas warga Desa Talang Seleman 100 persen menggatungkan kehidupan dari berkebun karet. Selain itu khsusus pemeritahan Kabupaten Ogan Ilir agar lebih berperan aktif lagi dalam meberikan bantuan bibit maupun penyuluhan terhadap para petani karet yang ada di Desa Talang Selaman,” katanya.

Diambil dari sumber Bisnis.Com Rabu, 27 April 2016 untuk harga karet untuk pengiriman September 2016 di Tokyo Commodity Exchange naik tajam pada awal perdagangan hari ini. Harga karet melesat sebesar 1,55% atau 3,10 poin ke level 203,00 yen per kg, setelah dibuka dengan penguatan sebesar 0,20% atau 0,40 poin level 200,30 yen per kg pada awal perdagangan.

Pada penutupan perdagangan Selasa (26/4/2016), harga karet ditutup menguat sebesar 0,25% atau 0,50 poin ke level 199,90 yen per kg melanjutkan penguatan di pagi harinya. Penguatan harga karet selama beberapa hari terakhir dilaporkan telah memacu optimisme sejumlah perusahaan otomotif sebagai industri yang menggunakan karet sebagai bahan primer pembuatan ban utamanya di China sebagai pasar otomotif terbesar di dunia.

TEKS : AMINUDDIN
EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *