Produksi Meningkat, Petani di Empat Lawang Undang Presiden Jokowi

EMPAT LAWANG, KSOL – Panen raya padi di kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), dan panen raya jagung di Kecamatan Muara Pinang, Sabtu (5/3/2016), membuktikan bahwa hasil produksi pertanian di Empat Lawang terus mengalami peningkatan.

Hasil ubinan panen padi di Paiker, mencapai 5,5 ton per hektar. Dengan hasil produksi panen ini, wajar jika Empat Lawang diproyeksikan menjadi salah satu lumbung pangan di Provinsi Sumatera Selatan.

Meskipun demikian, para petani di Empat Lawang tetap berharap bantuan pemerintah, baik berupa alat pertanian dan bibit. Bahkan, pada panen raya mendatang, petani berharap bisa dihadiri langsung presiden RI, H Joko Widodo. “Alhamdulillah hasil panen kami meningkat, terima kasih staf menteri sudah datang. Kedepan kalau bisa kami undang pak menteri dan pak presiden Jokowi datang ke Empat Lawang,” ungkap Syafei, petani di Paiker, Sabtu (5/3/2016).

Plt bupati, H Syahril mencoba alat pertanian bantuan ke petani

Plt bupati, H Syahril mencoba alat pertanian bantuan ke petani

Selanjutnya Safei meminta agar pemeritah pusat dan provinsi membantu kelompok tani di Empat Lawang, dalam meningkatkan produksi padi, mislanya traktor tangan 44 buah, tower traser, open padi, penagkar padi, bendungan irigasi serta jalan usaha tani. “Yang tidak kalah pentingnya, pengangkatan penyuluh kami yang sudah mengabdi 10 tahun di sini,”harapnya.

Kepala dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan (DP3) Empat Lawang, Rudianto menjelaskan, Kabupaten Empat Lawang memiliki lahan baku seluas 14091 Hektar, dimana sasaran luas tanam Oktober 2015 sampai dengan September 2016 luasnya mencapai 33,827 Ha, luas panen 31,855 Ha. Sedangkan produksi mencapai 148,158 Ton, dan Provitas 5,06 Ton dengan indek pertanaman (IP) 200 untuk Kecamatan Paiker. Artinya, Empat Lawang merupakan salah satu kabupaten yang memiliki lahan potensial dalam bidang pertanian.

Untuk di Muara Pinang kita sudah memanen 50 Ha Jagung dari 625 Ha. Di Paiker juga sudah di panen padi seluas 600 Ha dengan luas total lahan 3542 Ha. Yang pasti, kata Rudianto, pemerintah akan tetap berupaya untuk selalu membantu para petani agar produktifitas panen terus meningkat,” bebernya dan menambahkan, bahwa tujuan pelaksanaan panen raya adalah untuk memberikan semangat petani Empat Lawang, dalam menyukseskan program Upsus dalam peningkatan produksi, produktivitas, dan mutu tanaman pangan untuk mencapai swasembada dan swasembada berkelanjutan.

Panen Raya padi di Kecamatan Paiker

Panen Raya padi di Kecamatan Paiker

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Empat Lawang, H David Hadrianto menuturkan, selaku mitra pemerintah, pihaknya siap bersinergi dalam mengupayakan bantuan bagi para petani Empat Lawang. “Yang pasti kita siap dan menyuport selalu pihak pemerintah. Kami berharap bantuan dari pihak provinsi dan pusat untuk memberikan bantuan ke petani Empat Lawang, agar produktifitas Upsus Pajale kian meningkat,” katanya.

Photo bersama, panen raya padi di Paiker.

Photo bersama, panen raya padi di Paiker.

‪Begitu juga disampaikan, Staf ahli mentri pertanian dan holtikultura, Mukti Sarjo didampingi kabid tanaman pangan dan holtikulture Sumsel, Ipan Ria mengaku, siap membantu bahkan lebih dari yang diajukan, sebab, katanya, potensi pertanian di Empat Lawang masih butuh penggalian. “Baik itu bibit maupun alat pajela kami siap bantu, insya allah maret sudah bisa diisalurkan,” jelasnya.

Mengenai undangan warga ke presiden RI, imbuhnya, jika produski mencapai 7.4 ton pehektar bukan tidak mungkin pak mentri bahkan presiden Jokowidodo hadir di Empat Lawang. “Selama ini hanya nomor 5 maka akan berhasir menjadi nomor 4 penghasil padi terbesar di Indonesia. Makanya haus kita kejar,” ajaknya.

Secara terpisah, Plt Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah mengapresiasi kerja para petani dan semua pihak, sehingga produksi pertanian meningkat. Kata Syahril, wilayah Kabupaten Empat Lawang merupakan salah satu kabupaten di Sumsel yang memiliki potensi lahan yang luas dalam sektor perkebunan dan pertanian.“Daerah kita sangat potensial dan luas untuk mengarap perkebunan dan pertanian, kedepan kita akan lebih mengekploitasi lagi lahan belum tergarap,” ungkap Syahril.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melakukan Kegiatan Panen Raya dan tanam perdana dalam rangka Upaya Khusus (Upsus) Pajale 2016. Pemkab Empat Lawang bersama pihak Kementerian Pertanian (Kementan RI), Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumsel, Kodim0405 Lahat, dan pihak terkait lainnya, memanen Padi dan Jagung di dua kecamatan sekaligus.

Panen pertama dilakukan di Desa Talang Baru Kecamatan Muara Pinang, Sabtu (5/3/206) sekitar Pukul 09.00 Wib, di desa tersebut 50 Hektar lahan jagung siap panen. Selanjutnya tim langsung bertolak ke Desa Nanjungan Kecamatan Pasemah Air Keruh (PAIKER) untuk memanen jagung seluas 625 Hektar. Pihak Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumsel dan Kementaria RI berjanji akan membantu para petani Empat Lawang berupa alat (Handtractor, Ricetransplanter, dan lainnya) serta bibit tanaman.

TEKS / FOTO : SAUKANI
EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com