Gerebek Arena Sabung Ayam, Tiga Penjudi Dibekuk

EMPAT LAWANG, KS
Tim gabungan Polres Empat Lawang, kembali menggerbek arena judi sabung ayam di Desa Tanjung Alam Kecamatan Lintang Kanan, Minggu (20/12/2015) sore.

Dalam penggerbekan itu, tiga warga diduga penjudi sabung ayam diamankan petugas. Yaitu, Imron (27) warga Desa Babatan Kecamatan Lintang Kanan, Emfri (34) warga desa Tanjung Alam Kecamatan Lintang Kanan dan Andre (24) warga Desa Lesung Batu Kecamatan Lintang Kanan.

Dari Menurut pengakuan Emfri, arena judi sabung ayam tersebut milik Meri, dan baru dibuka sejak tiga minggu terakhir. Setiap minggunya, arena ini dibuka dua kali. “Kalau diarena sabung ayam tidak terlalu rame, memang ada yang berjudi tetapi kebanyakan pasang taruhan pinggiran,” aku Emfri.

Emfri menampik dirinya penjudi, sebab katanya, saat penggerbekan itu ia hanya menonton saja, begitu juga saat polisi datang tanpa rasa cemas dirinya tanpa perlawanan saat ditangkap.

Kapolres Empat Lawang  AKBP Rantau Isnur Eka melalui Kasat Reskrim, AKP Nanang Supriatna mengatakan, pengerbekan arena judi sabung ayam ini merupakan rangkain dari Operasi Sadar Lintang 3. “Setelah kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa diDesa Tanjung Alam Kecamatan Lintang Kanan sudah sering meresahkan warga dengan bejudi sabung ayam,” katanya.

Dilanjutkannya, setalah para anggota mengecek dilokasi memang benar ditempat tersebut sudah sering dijadikan arena judi sabung ayam. “Saat kami melakukan penggerbakan para pejudi kocar-kacir, dikarenakan lokasi arena sabung ayam berada ditengah perkampungan warga dan dipinggir sungai. Dan ditempat tersebut banyak jalan untuk kabur. Bahkan ada nyebur disungai saat penggerbakan,”beber Nanang.

Dikatakannya, dari hasil penggerbakan pihak Polres Empat Lawang berhasil mengamankan tiga pelaku, sembilan ekor ayam sabungan serta tiga unit sepeda motor.

“Meri sebagai penyedia tempat arena judi sabung ayam akan dipanggil. Sedangkan untuk tiga pelaku yang ditahan jika terbukti berjudi akan dikenakan sanksi pasal 303 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana 10 tahun penjara,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *