Kompetisi BAIA 2016, Inovasi untuk Terbang Tinggi

Berawal dari perubahan yang semakin cepat, dinamis dan berdampak besar bagi perusahaan. Rencana korporasi untuk bertransformasi dan terus berkembang bersama masyarakat dan lingkungan. Inovasi kian menjadi kebutuhan yang mendesak untuk menjadi budaya dan strategi. Potensi sumber daya yang masih sangat besar untuk dilakukan pengembangan, serta perubahan paradigma batubara dari komoditas menjadi sumber energi penggerak ekonomi. Berikut laporan,  Hendro Aldo Irawan, Reporter RGBA FM

 —————————————-

Kamis siang itu (10/12/15) sekitar pukul 14.00 WIB ada pemandangan yang berbeda terlihat di depan halaman kantor pusat PT.Bukit Asam (Persero) Tbk Tanjung Enim. Ratusan siswa/i tingkat dari berbagai sekolah tingkat SLTA dari Kabupaten Muara Enim dan Lahat serta karyawan dari internal PTBA, Anak Perusahaan dan cucu perusahaan, kemudian Mitra Usaha satu persatu dan bahkan ada yang berkelompok mulai mendatangi dan perlahan masuk ke lantai dasar Gedung Serba Guna (GSG) Kantor besar PTBA, tak terkecuali Reporter RGBA FM beserta awak media lainnya yang kebetulan mendapat undangan untuk meliput dalam kegiatan tersebut. Terlihat juga spanduk yang terpasang di bagian atas luar GSG yang bertuliskan selamat datang peserta Opening Kompetition “Bukit Asam Innovation Award 2016”.

IMG_20151210_154140

Suasana Pentas Seni BAIA Award 2016 di Gedung GSG Bukit Asam Tanjung Enim

Di lantai dasar bagian belakang gedung itu, dari kejauhan sudah terlihat panitia berseragam kemeja putih berlist biru. Dia tengah berdiri dan menjalankan tugasnya masing-masing. Panitia menunggu, menyambut sekaligus memberi arahan agar mereka langsung menuju ke meja tamu. Tujuannya untuk mengisi data, sekaligus mendapatkan  kemeja berwarna putih yang berpadu list dengan warna orange di bagian lengan dan atas pundak serta kerah bagian dalam.

Di bagian sebelah kanan dada tertulis “Bukit Asam Innovation Award” dan di bagian pundak belakang terdapat juga tulisan “Inovasi Untuk Terbang Tinggi”. Setelah itu, para tamu undangan langsung tertuju ke arah lift.

Bagi yang tidak ingin menunggu antrian, mereka menaiki anak tangga menuju ke lantai IV GSG. Para tamu undangan dan peserta di sambut panitia yang menunggu di pintu liff sembari membimbing dan mengarahkan peserta dan tamu undangan segera masuk ke ruangan yang lumayan luas. Panitia mempersilahkan peserta dan tamu undangan untuk duduk di kursi yang tersedia.

Di kursi diletakkan kotak snack. Tak lama kemudian acara dimulai oleh pemandu acara MC (Master Ceremony). Acara dimulai dengan ‎tayangan visual tentang petunjuk standar keselamatan atau Safety Induction.

Setelah itu barulah mempersilahkan tamu undangan dan peserta yang hadir untuk berdiri sejenak untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjut menyanyikan lagu Mars BAIA 2016. Acara dibuka dengan berdoa bersama dan dilanjut dengan motivasi.

Dalam kegiatan tersebut mengundang beberapa bintang tamu inovasi untuk sharing dan narasumber yang didatangkan, yakni dr Gamal Albinsais dengan Inovasi mengenai “Klinik Asuransi Sampah”.

Kemudian berlanjut dengan kehadiran Tiga mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yakni Galih Nugraha, Putri Vionita, Farauq Arrahman dengan Inovasi “Penemu Gula Rendah Kalori dari limbah singkong”.

Dirut PTBA Milawarma dan Jajaran Direksi serta pejabat PTBA, secara simbolis membuka kegiatan Opening Competion Bukit Asam Innovation Award Tahun 2016, di GSG Kantor Besar PTBA Tanjung Enim, Kamis (10/12/15).

Dirut PTBA Milawarma dan Jajaran Direksi serta pejabat PTBA, secara simbolis membuka kegiatan Opening Competion Bukit Asam Innovation Award Tahun 2016, di GSG Kantor Besar PTBA Tanjung Enim, Kamis (10/12/15).

Dan penampilan motivasi dari dua pelajar SMA Negeri Unggulan 2 Musi Banyuasin (Sekayu) yaitu Muntaza Aziziya Syafiq dan Anjani Rahma Putri dengan Inovasi “Green Refrigerant Box atau Kulkas Tanpa Freon dan Listrik” yang pernah ikut dan terpilih menjadi juara di Los Angeles America belum lama ini.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana BAIA Award 2016 Julismi, bahwa pelaksanaan Bukit Asam Innovation Award 2016, berdasarkan keputusan Direksi dengan nomor : 212/KEP/Int-0600/PG.07.04/2015 tanggal 12 Agustus 2015 tentang “Bukit Asam Innovation Award” Tahun 2016, yang pendaftaran nya pun sudah di buka sejak tanggal 19 Oktober sampai dengan 14 Desember 2015.

Adapun tujuan Inovasi tersebut, kata Julismi, untuk mendorong, memotivasi dan membudayakan Pegawai PTBA dan stakeholder serta elemen masyarakat untuk senantiasa meningkatkan daya saing melalui kreatifitas, inovasi dan improvement.

Dengan melakukan budaya berfikir dan bekerja secara kreatif dan inovatif, diperlukan adanya pemanfaatan sumber daya lokal yang kreatif dan inovatif dari generasi muda dan lain-lain, Sebagai wadah untuk menampilkan karya inovasi, memberikan penghargaan (Award) serta mendokumentasikan hak cipta hasil inovasi sekaligus memperkaya literature.

Untuk Kategori peserta menurut Julismi, dari internal PTBA, anak perusahaan dan “cucu” perusahaan, terdaftar sebanyak 129 judul karya Inovasi. Kemudian, eksternal mitra usaha sebanyak 8 judul karya Inovasi, serta perwakilan SLTA dari Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Lahat sebanyak 57 karya Inovasi.  Tak terkecuali SLTA yang berada di ujung Kabupaten Muara Enim yang jauh dari sini pun datang, seperti SMA Negeri 1 Kecamatan Sungai Rotan dan SMK Negeri 1 Gelumbang. ‎

Julismi juga menambahkan, bagi peserta yang terpilih menjadi pemenang juara 1 sampai harapan 3, pada setiap kategori dan kategori lainnya (presenter terbaik, makalah terbaik dan lain-lainnya), akan mendapatkan penghargaan yang akan di berikan pada acara malam Anugrah Bukit Asam Innovation Award, serta nominator akan diikutkan dalam ajang award nasional (BUMN Award dan lain-lainnya).

‎Sementara itu, Milawarman, Direktur Utama (Dirut) PTBA dalam sambutanya mengatakan, setelah membaca sejumlah judul naskah yang masuk dari tingkat SLTA, ia benar-benar merasa bangga dan terharu. Ide, pemikiran, kreasi dan inovasi dari peserta anak-anak SLTA sangat membanggakan.

“Sebab banyak hal yang tadinya menurut kita tidak mungkin, dengan adanya inovasi dari anak-anakku sekalian semuanya bisa jadi mungkin,” ujar Mila.

Sesuatu yang tadinya menurut kita tidak bermanfaat, melalui ide, pemikiran, kreasi dan inovasi anak-anakku sekalian, akhirnya semuanya bisa jadi bermanfaat. Dihadapan ratusan peserta BAIA Innovation  Mila menyampaikan BAIA 2015 ini menjadi langkah awal untuk kita kembangkan lebih lanjut. “Setidak-tidaknya inovasi yang kita hasilkan bila perlu kita teruskan ke lomba tingkat nasional dan internasional bahkan untuk inovasi yang sudah lolos uji coba dan laik untuk diproduksi dan dipasarkan sebaiknya langsung kita patenkan,”ucap Mila.

Ia berharap ajang uji konsep, pemikiran dan inovasi ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil sesuai dengan yang kita harapkan. Untuk itulah lanjut Mila, ia  berikan kepercayaan kepada panitia yang sudah menyiapkan sistem penilaian dengan aturan-aturan dan kriteria-kriteria yang jelas, obyektif dan akurat, serta para juri yang sangat berkompeten dalam bidangnya.

“Kepada seluruh peserta mengucapkan selamat mengikuti lomba Bukit Asam Innovation Award, semoga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan innovasi-innovasi baru yang bermanfaat untuk dunia usaha serta kehidupan masyarakat luas, Amiiin semoga saja,” ujarnya mengakhiri sambutan.**




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *