Jembatan Multifungsi di Empat Lawang Ini “Terpanjang di Indonesia”

EMPAT LAWANG, KS
Jembatan gantung multifungsi terpanjang di Indonesia, yang berada di Desa Sugiwaras Kecamatan Tebing Tinggi Empat Lawang akhirnya diresmikan. Akses penghubung, dengan panjang sekitar 176 meter dan lebar 2,75 meter ini, diyakini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di tingkat desa.

Foto bersama sebelum peresmian jembatan gantung multifungsi.

Foto bersama sebelum peresmian jembatan gantung multifungsi.

Jembatan Multifungsi di Desa Sugiwaras-Tanjung Kupang Baru, merupakan jembatan multifungsi ke tiga dibangun di wilayah Empat Lawang. Kelebihan jembatan gantung ini, tak hanya kendaraan roda dua, tetapi juga mampu dilintasi kendaraan roda empat dengan kapasitas berat  maksimal 5 ton lebih.

“Ini jembatan Multifungsi terpanjang di Indonesia yang dibangun pihak “Bukaka”, panjangnya 176 meter, lebar bentang 20 meter, tinggi tiang penyangga 21,5 meter dan lebar 2,75 meter. Ini jembatan multifungsi ketiga yang kita bangun sejak 2013 lalu,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) Empat Lawang, Ir H Fauzi disela peresmian, Jum’at (11/12/2015).

Meninjau jembatan multifungsi baru diresmikan.

Meninjau jembatan multifungsi baru diresmikan.

Selain di Sugihwaras, kata Fauzi ada dua jembatan Multifungsi lainnya dibangun 2014 lalu yaitu di Desa Puntang, Ulu Musi dan Lintang. Keunggulannya, selain pembiayaan lebih murah dibanding jembatan besar, dengan konsef jembatan gantung tetapi bisa dilintasi kendaraan roda empat. Pada 2016 mendatang, Pemkab Empat Lawang melalui PU BM merencanakan dua jembatan Multifungsi lagi, sebagai akses pembuka daerah-daerah sulit dijangkau (terisolir).

Foto bersama sebelum peresmian jembatan gantung multifungsi.

Foto bersama sebelum peresmian jembatan gantung multifungsi.

Pemotongan-pita-peresmian-jembatan-gantung-multifungsi

Pemotongan-pita-peresmian-jembatan-gantung-multifungsi

Fauzi berharap, warga Empat Lawang khususnya Desa Sugiwaras dan Tanjung Kupang Baru menjaga jembatan dan fasilitas lainnya yang sudah dibangun. Seperti jembatan ini, satu baut saja lepas akan membahayakan pengendara melintas. “Selain itu, jangan sampai nanti diintasi kendaraan tonase berat diatas 5 ton. Standarnya 25 tahun, tapi tetap harus dijaga agar bisa kuat lebih lama dari itu,” katanya.

Sementara itu, Plt Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah mengatakan, pemkab Empat Lawang melalui PU BM sudah membangun enam jembatan, diantaranya tiga jembatan besar seperti jembatan Musi II dan Air Lintang dan tiga jembatan gantung Multifungsi. Nah, di Sugihwaras ini, jembatan gantung Multifungsi terpanjang bahkan se Indonesia. Dari penjelasan pihak Bukaka, kata Syahril ada didaerah lain jembatan Multifungsi panjangnya sekitar 140 meter, di Empat Lawang kita bangun ini 176 meter.

Penanaman pohon disekitar jembatan gantung multifungsi.

Penanaman pohon disekitar jembatan gantung multifungsi.

“Ini akses penting, demi memaksimalkan perekonomian masyarakat desa. Dulu hasil panen petani sulit sekali diangkut, dengan adanya jalan dan jembatan ini akan lebih mudah,” jelas Syahril.

Pembangunan Infrastruktur, kata Syahril, adalah komitmen dirinya dan bupati H Budi Antoni Aljufri (HBA). Sejauh ini, semua daerah sudah terjangkau jalan, jembatan dan tidak ada lagi daerah terisolir. Selain akses jalan dan jembatan, pemkab Empat Lawang fokus peningkatan perekonomian dan berbagai sektor penting lainnya. “Mari kita jaga bersama jembatan ini, memang lebih mudah membangun dari pada merawat. Makanya, perlu rasa memiliki agar bisa menjaga fasilitas dibangun pemerintah dengan baik,” imbuh Syahril.

Ditempat yang sama, Kades Sugihwaras, Nasponi Aidi menyambut baik dibangunnya jembatan Multifungsi dari desanya ke Desa Tanjung Kupang Baru. Dirinya yakin, peningkatan perekonomian masyarakat semakin tumbuh, karena hasil panen petani lebih mudah diangkut. “Saat ini desa kami sudah terbuka, jalan dan jembatan sudah ada. Tidak kesulitan lagi seperti dulu,” kata Nasponi menambahkan, ia bersama warga akan turut menjaga agar jalan dan jembatan yang sudah dibangun tidak mudah rusak, dan bisa dimanfaatkan sesuai ketentuan.

Untuk diketahui, peresmian jembatan Multifungsi penghubung Desa Sugihwaras dan Desa Tanjung Kupang Baru ditandai dengan pengguntingan pita oleh Plt Bupati, H Syahril Hanafiah. Selain itu, ada juga pemotongan dua ekor kambing sebagai tradisi daerah setempat. Hadir pada peresmian itu, Kapolres Empat Lawang, AKBP Rantau Isnur Eka, Dandim Lahat, Sekda Empat Lawang, Kepala BNN, Perwakilan Kajari Tebing Tinggi serta segenap SKPD dan camat dilingkungan Pemkab Empat Lawang. Sejumlah tokoh masyarakat Desa Sugihwaras dan Tanjung Kupang Baru turut mendo’akan, agar pembangunan terus berjalan maksimal demi mewujudkan Empat Lawang Emass.

Peresmian jembatan gantung Multifungsi semakin meriah, karena bertepatan dengan hari ulang tahun Kepala Dinas PU BM, Ir H Fauzi, dalam kesempatan itu juga dilakukan acara tiup lilin dan pemotongan kue, kejutan dari Sekda dan jajaran PNS dilingkungan Dinas PU BM Empat Lawang.

TEKS / FOTO : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *