Tingkatkan Produksi, 500 Hektar Sawah Tanam Serentak Sistem Jajar Legowo

EMPAT LAWANG, KS
Guna meningkatkan produksi padi, dilakukan gerakatan tanam serentak di setidaknya 500 hektar areal persawahan di Kecamatan Saling, Kamis (10/12/2015).

Melibatkan 20 kelompok tani (koptan) di empat desa yaitu, Tanjung Ning Tengah, Tanjung Ning Simpang, Tanjung Ning Lama dan Tanjung Ning Jaya. Program tanam serentak ini, menggunakan sistem jajar legowo yang dinilai berhasil meningkatkan produksi padi bagi petani.

Kepala DP3, Rudianto saat program tanam serentak. (Foto.Dok.KS/SAUKANI)

Kepala DP3, Rudianto saat program tanam serentak. (Foto.Dok.KS/SAUKANI)

Gerakan tanam serentak dipimpin Asisten III setda Empat Lawang, Lukman Panggar Besi, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan. (DP3), Rudianto, perwira penghubung (Pabung) Empat Lawang, Kapten Inf M Kodri, Danramil dan para anggota TNI dari Koramil Tebing Tingggi.

‪Kepala DP3 Empat Lawang, Rudianto menjelaskan, gerakan tanam serentak merupakan program operasi khusus pemerintah pusat dalam peningkatan produksi padi. Namun baru dapat dilaksanakan di Empat Lawang pada 10 Desember ini.

Akan tetapi, kata Rudianto, tidak akan menghilangkan makna serta tujuan acara itu sendiri. “Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan gerakan tanam serentak di kecamatan saling seluas 500 hektar. Upaya ini dalam meningkatkan produksi padi di Empat Lawang,” katanya.

‪Selanjutnya Rudianto juga menyampaikan, gerakan tanam serentak dipastikan meningkat produksi swasembada pangan di Empat Lawang, khususnya padi, karena melaksanakan teknik tanam jajaran legowo dan varietas sitobogendit dan mikongga.

‪”Yakin produksi menibgkat,mkarena progrma dannsistem tanam seperti ini sudah terserap 90 persen jadi jika di kalkulasikan produksi miningkat drastis,” ujar Rudianto menambahkan, sebelumnya produksi padi hanya 5,6 ton dipastikan menggunakan sistem jajar legowo dan bibit varietas sitobogendit dana mikongga produksi meningkat drastis mencapai 7,8 ton perhektar.

‪Hal senada disampaikan Pabung Empat Lawang, Kapten Inf M Kodri mengaku optimis produksi padi meningkat drastis. Karena sesuai intstrukur petinggi TNI dan program presiden dalam mendukung upsus padi. “Semua faktor pendukung dilaksanakan dan dipersiapkan dengan haik, yakin produksi meningkat,” katanya.

Kodri mengingatkan, semuan PPL agar mengikutsertakan Babinsa di wilayah masing-masing dalam segala kegiatan yang berhubungan dengan Upsus Pajale. Sebab Babinsa dikatakannya sudah diberikan amanah untuk siap bekerja siang malam dalam menyukseskan program Upsus Pajale.

Pabung TNI memberikan pengarahan (Foto.Dok.KS/SAUKANI)

Pabung TNI memberikan pengarahan (Foto.Dok.KS/SAUKANI)

“Tolong PPL agar mengikutsertakan Babinsa pada setiap kegiatan di wilayah masing-masing, kalaupun anggota tidak begitu memahami tentang pertanian, tolong diberikan arahan. Mereka sudah saya perintahkan bekerja siang malam untuk sukseskan program ini,” tegasnya.

Sebelumnya, dalam sabutan Assisten III Setda Empat Lawang, Lukman Panggarbessy mewakili Plt Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah menginggatkan bahwa keberhasilan upaya khusus (Upsus) peningkatan produksi tanaman padi, jagung dan kedelai tahun 2015 tidak terlepas dari peran serta aparat petugas pendaping tingkat kabupaten dan semua elemen yang ada, melakukan pembinaan terhadap kelompok tani.

“Keberhasilan upsus Pajale tahun 2015 tidak terlepas peran serta aparat petugas pendamping tingkat kabupaten dan kemampuan kita melakukan pembinaan terhadap kelompok tani yang ada,” katanya.

‪Bagaimana dengan kelompok tani?, Jauhari selaku ketua kelompok menyambut baik gerakan tanam serentak. Pihaknya pun bahkan yakin produksi padi bisa meningkat karena sudah dua tahun terakhir menerapkan program yang sama dengan hasil produksi yang jauh lebih besar dari biasanya. “Ini yang kedua saya gunakan sistem jajar legowo ini, maaknya yakin mendapatkan hasil maksimal,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *