Malam Pertama di Balik Jeruji Besi, DS: Perasaanku Jadi Kacau

EMPAT LAWANG, KS
Pesta pernikahan indah yang diimpikan DS (19) warga Terusan Baru Kecamatan Tebing Tinggi pupus sudah. Pria terjerat kasus dugaan pencabulan ini, terpaksa melangsungkan prosesi akad nikah di Mapolres Empat Lawang, setelah diamankan petugas, Rabu (9/12/2015).

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, pesta pernikahan DS dan kekasihnya HF (19) awalnya akan digelar dirumah pengantin wanita di Desa Mekar Jaya, Rabu (9/12/2015) sekitar pukul 19.00 WIB,

Suasana haru pernikahan DS dan HF di Mapolres Empat Lawang. (Foto.Dok.KS/Saukani

Suasana haru pernikahan DS dan HF di Mapolres Empat Lawang. (Foto.Dok.KS/Saukani

Namun karena dalam perjalanan DS diamankan polisi, proses akad nikah tetap dilangsungkan, sekitar pukul 21.30 WIB, di kantor polisi. Malam pertama pun DS tanpa ditemani istrinya, karena harus mendekam dibalik jeruji besi tahanan Mapolres Empat Lawang.

DS diamankan petugas, berdasarkan laporan dugaan tindak asusila (pencabulan) terhadap korbannya, Elsi Apriyensi binti Adenan beberapa bulan lalu. Ironisnya, penangkapan DS terjadi tepat saat iringan pengantin pria membawanya menuju rumah calon mempelai wanita di kawasan Desa Mekar Jaya.

Dibincangi awak media, DS mengaku perasaanya jadi kacau, bercampur aduk antara sedih dan senang. Bertapa tidak, seyogyanya malam pertama usai akad nikah dirinya harus mendekam dibalik jeruji besi tanpa ditemaniisteri tercinta. “Kacau, perasaanku kacau pak. Sedih dan senang bercampur aduk,”ungkap DS.

Sementara itu, Kepala Desa Mekar Jaya (3A), Adi Iskandar menuturkan, jika rencananya DS bersama kekasihnya ini menikah di rumah pengantin perempuan di desanya. Namun karena calon pria menjadi tahanan Polres Empat Lawang, pernikahan yang seharusnya dilaksanakan di rumah calon wanita terpaksa dilaksanakan di Mapolres Empat Lawang. “Saya sudah berupaya agar pernikahan dilaksanakan di rumah mempelai wanita, bahkan saya sudah menjaminkan diri saya namun tetap di tolak. Ya mau tak mau pernikahannya di sini (Mapolres),” katanya.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Rantau Isnur Ekamelalui Kasat Reskrim, AKP Nanang Supriyatna didampingi Kanit Pidum, Ipda Indra Gunawan mengatakan, ditangkapnya DS berdasarkan aduan Elsi Apriyensi binti Adenan atas dugaan pelanggaran pasal 81 ayat 2 dan pasal 82 ayat 1 Undang undang RI Nomor 35 tentang perlindungan anak.

“Laporannya sudah beberapa bulan lalu, dan tersangka ini sempat masuk ke daftar pencarian orang, baru tertangkap saat dia hendak melangsungkan pernikahan di Mekar Jaya,”tukasnya.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *