Produksi Sayuran Berlimpah, Harga Jual Merangkak Naik

PAGARALAM, KS

Memasuki musim hujan sejak tiga pekan terkahir, tak hanya menikmati debit air yang banyak, termasuk pula meningkatnya produksi sayuran. Hasil panen tersebut mulai dirasakan sejumlah petani yang membuka lahan di dataran tinggi maupun di dataran rendah.  Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Kota Pagaralam, Jumaldi Jani SP MM, Selasa, (8/12/2015).

Menurut dia, meningkatnya hasil produksi sayuran saat ini lebih dipengarui intensitas curah hujan yang mulai teratur. Sementara di Bumi Besemah sejak 2013 hingga akhir 2015 tergolong berubah drastis. Dapat dikatakan bila musim kemarau terus berkelanjutan, begitu pula sebaliknya.

“Sesuai data panen jenis sayuran di tahun 2013 lalu tembus 52.716 ton, sedangkan 2014 hanya mencapai 15.279,5 ton. Sementara diakhir tahun 2015 mulai normal kembali, begitu pula permintaan pasar terus mengalami peningkatan dan berpengaruh pada kenaikan harga,” ujarnya.

Salah satu Petani di Kota Pagaralam di sebuah kebun (Foto. Google Image)

Salah satu Petani di Kota Pagaralam di sebuah kebun (Foto. Google Image)

Salah satu pemicu meningkatnya hasil panen katanya, yakni memasuki musim hujan sejak 1 bulan terakhir. “Permintaan pasar kian meningkat berikut harga pun mulai naik,” terangnya.

Kendati demikian kata Jumaldi, sejauh ini pihaknya tengah berupaya melakukan pengawasan di sentra pertanian, mulai dari tanam hingga harga jual. Hal ini lebih dipengaruhi oleh faktor cuaca maupun mulai seriusnya minat petani untuk membudidayakan kebutuhan dimaksud.

“Alhamdulillah, dipenghujung tahun ini produksi sayuran terbesar tetap saja jenis sawi dan kubis bila dibandingkan dengan jenis sayuran lainnya,” ujarnya seraya berkata, Bumi Besemah hingga saat ini tetap menjadi sentra sayur mayur di Sumsel sejak beberapa tahun terakhir.

Terpisah, Puniarti salah satu agen sayur di Pasar Induk Nendagung mengatakan, kondisi saat ini memang sama seperti tahun-tahun sebelumnya yakni banyak mendatangkan sayuran dari daerah luar dikala musim kemarau. Namun, sejak memasuki musim penghujan, para petani di Pagaralam mulai berangsur-angsur panen berlimpah dan giat untuk menanam jenis sayuran. “Semoga hasil panen berlimpah dapat diiringi naiknya harga jual,” sebutnya.

Ditambahkan Fitra, petani sayur di kawasan Dempo Utara mengaku menjelang akhir tahun ini mendapatkan panen berlimpah. “Syukur alhamdulillah, dalam menghadapi musim penghujan seperti sekarang ini mulai serius melakukan cocok tanam sayuran,” singkatnya.

TEKS : ANTONI STEFEN

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *