Tingkatkan Swasembada Pangan, TNI Bersama Masyarakat Lakukan Penanaman Padi Serentak

TANJUNG AGUNG, KS

Guna mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Muara Enim, ‎berbagai cara terus dilakukan pemerintah. Salah satunya melakukan MoU dengan TNI AD melalui Kodim 0404 Muara Enim dalam meningkatkan produksi indeks pertanian,  penanaman padi secara serentak di seluruh wilayah masing-masing di Kabupaten Muara Enim.

Seperti yang terlihat saat penanaman padi di wilayah Kecamatan Tanjung Agung di lakukan anggota Koramil 404-05 Tanjung Enim, Tanjung Agung serta 16 Babinsa terkait, BP3K, DPL dan kelompok – kelompok tani  yang di lakukan pada  hari ini, Senin (7/12/2015), yang mencakup 5 desa 7 kelompok tani. Ke 7 desa tersebut, Desa Embawang, Paduraksa, Pagar Dewa, Lesung Batu dan Muara Emil.

Kepala Desa Pagar Dewa Fidaus mengatakan, pihaknya melihat dari hasil panen pada tahun lalu, di bina TNI Manugal Petani dan kelompok tani terbilang berhasil. Oleh sebab itu pihaknya melakukan kerjasama kembali dengan TNI Manunggal.

“Alhamdulilah lumayan meningkat, diharapkan ke depan dapat lebih meningkat. Untuk irigasi kelompok tani Sinar Jaya perlu di perhatikan oleh pemerintahan. Kita lihat masih banyak irigasi yang belum banyak di perbaiki. Harapan kita jelas perlu bantuan dari bapak – bapak dari Danramil terutama dari Babinsa untuk membina kelompok tani di desa kita,” ujarnya.

Sementara itu, Maman Suherman, SP, penyuluh pertanian menjelaskan, untuk di BP3K Pandan Enim luas lahan padi sawah 2.400 hektar. Direncanakan akan dilakukan tanam semua pada musim renungan ini.

Menurut Maman padi yang sudah di tanam sampai November 2015 di area tanah seluas 286 hektar. “Hari ini di lakukan serentak melakukan tanam di awali tanam perdana oleh Danramil 404-05, Kapten Inf Sitohang  beserta Banbinsa dengan luas 350 hektar.

Sehingga total tanam hari ini 636 hektar untuk padi sawah di tambah padi Gogo 339 H sehingga   total tanam padi di Kecamatan Tanjung Agung dengan total 979 hektar. Di harapkan pada minggu ke 3  dan ke 4 tanam rampung semuanya  dengan luas 2.400 hektar,” ujar Maman yang juga Kepala BP3K Pandan Enim yang meliputi dua wilayah Kecamatan di antaranya Tanjung Agung dan Lawang Kidul, dengan total 30 desa dan 3 kelurahan.

Sementara, Benih yang di gunakan adalah lebel biru. “Alhamdulilah semua kelompok tani yang ada di Kecamatan Tanjung Agung  mendapatkan benih yang berlabel. Rencana sasaran produksi untuk musim tanam 2015 – 2016 ini kita prediksi 5,8 sampai 6,2 ton dengan bentuk gabah kering giling,” ucapnya.

Bila dilihat target produksi yang di canangkan 0,3, sehingga pihaknya punya beban untuk meningkatkan produksi itu hanya 168 kg. “Mudah-mudahan bisa over, tentunya ini di pengaruhi dukungan semua pihak termasuk juga bimbingan peyuluh, pengawalan dari Banbinsa dan Danramil,” tegasnya.

Lebih lanjut Maman menjelaskan, pada saat HUT ke-69 Kabupaten Muara Enim, sudah di serahkan 3 alat tanam untuk kelompok tani, yaitu kelompok tani Pandan Jaya  di Desa Pandan Enim, Gapoktan Dayang Rindu Desa Muara Emil dan P3 Kepayang Indah kelompok tani Desa Tanjung Bulan.

“Ya dengan adanya alat tanam ini,  10 kali lebih hemat dan kita akan coba di beberapa desa tersebut yang saat ini sedang melakukan pengelolahan tanah, dan kita bisa melakukan penghematan baik tenaga kerja  maupun dapat menekan biaya produksi,” pungkasnya.

TEKS : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *