JAS MERAH, Mahasiswa IKAMI Sulsel di Sumsel Harus Melestarikan Budaya

PALEMBANG, KS

Kemajuan bangsa tidak lepas dari peran mahasiswa dalam menapak sejarah. Sebab mengenal sejarah sama artinya belajar tentang masa depan.  Demikian diungkapkan H. Abdul Ghafar Pasolong, SH, Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Sumsel H. Abdul Ghafar Pasolong, SH pada Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX IKAMI Sulawesi Selatan (Sulsel) Cabang Palembang periode 2015-2016 di Sekretariat IKAMI Sulsel Jalan Bambang Utoyo, Minggu (6/12/2015).

Lebih lanjut Ghafar mengatakan, pentingnya sejarah inilah sebagai pemuda tidak boleh melupakan masa lalu. Hal ini dikarenakan kemajuan suatu negara tidak lepas dari sejarah. Masa lalu. “Ingat pesan Bung Karno Sang Proklamator, JAS MERAH : jangan sekali-kali melupakan sejarah,” tegasnya.

Proses Musyawarah Cabang Ikatan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI Sulsel) cabang Palembang ke IX yang dilaksanakan di sekretariat IKAMI Sulsel Jalan Bambang Utoyo (Foto. Dok.KS/AH)

Proses Musyawarah Cabang Ikatan Mahasiswa/Pelajar
Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI Sulsel) cabang Palembang ke IX yang dilaksanakan di sekretariat IKAMI Sulsel Jalan Bambang Utoyo (Foto. Dok.KS/AH)

Menurut Gharaf, sejarah menjadi acuan dalam menentukan masa depan, agar generasi penerus seperti mahasiswa bisa berfikir dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa. “Kita harus mengingat sejarah, ini bisa menjadikan motivasi agar generasi muda berkontribusi pemikiran untuk kemajuan suatu daerah di tempat mereka tinggal,” tegasnya.

Mahasiswa merupakan generasi penentu nasib Indonesia ke depan. Maka dari itu, sebagai mahasiswa perantau sudah menjadi tugas untuk melestarikan budaya-budaya yang ada di Indonesia khususnya daerah Sulawesi Selatan (Sulsel), meski berada di perantauan.

Dalam sambutannya, Ketua IKAMI terpilih, Abdul Jafar, SH mengatakan mahasiswa adalah ujung tombak pemuda yang akan menentukan arah Indonesia ke depan. Oleh sebab itu, sebagai agen perubahan, mahasiswa harus harus tetap melestarikan warisan budaya bangsa, sebagai ciri khas bangsa timur yang memiki etika dan adab menuju bangsa yang bermartabat. “Kita tunjukkan, sebagai mahasiswa harus turut andil dalam kemajuan bangsa melalui kebudayaaan, sehingga kita tidak terbawa arus budaya global yang negatif,” kata Abdul Jafar.

Selain itu, Jafar menjelaskan sebagai mahasiswa keturunan Sulsel yang tinggal di Sumsel, harus membuktikan, meski sebagai perantau namun tetap bisa membangun mental generasi muda di Sumsel. Apalagi, mahasiswa anggota IKAMI Sulsel ada di berbagai perguruan tinggi di Bumi Sriwijaya.

“Anggota kita ada dari berbagai perguruan tinggi. Ini adalah potensi untuk memunculkan ide-ide dari mereka tentang apa saja yang bisa diberikan terhadap daerah khususnya Sumsel,” tegas Abdul Jafar, SH yang terpilih secara aklamasi dalam Muscab IKAMI Sulsel periode 2015-2016.

TEKS : ANDI HARYADI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *