Jangan Takut! Bagi Pecandu Narkoba Datanglah ke BNN, Ditanggung Tidak Dipenjara

EMPAT LAWANG, KS

Ada anggapan, setiap warga pecandu narkoba yang datang melapor ke kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) akan dipenjara, disiksa atau dijerat hukum. Akibatnya, sebagian warga yang punya keinginan sembuh dari candu narkoba merasa takut melaporkan ke BNN. Padahal anggapan itu salah.

Kepala BNN Kabupaten Empat Lawang, Kompol H Amancik

Kepala BNN Kabupaten Empat Lawang, Kompol H Amancik

Hal ini diakui BNN Kabupaten Empat Lawang. Menurut informasi, sebagian masyarakat banyak yang ingin datang ke BNN. Tapi rasa takut yang demikian seringkali mengurungkan niat mereka. Sebab yang terpikir di benak mereka, ditangkap, disiksa, dan dijerat hukum. “Semua itu salah, pihaknya lebih ke pembinaan dan pengobatan,” ujar Kasi Pencegahan dan Rehabilitasi BNN Empat Lawang, Rebby Lukman, belum lama ini, Kamis (3/12/2015)

Disebutkan, sepanjang 2015, BNN Empat Lawang merehabilitasi 38 pecandu narkoba. Dari jumlah itu, tercatat sekitar 8 orang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau ASN.

Rinciannya, 37 orang rawat jalan dan satu orang rawat inap di Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Demikian disampaikan, Kasi pencegahan dan Rehabilitasi BNN Empat Lawang, Rebby Lukman.

“Jumlah tersebut jauh di bawah target yakni 200 orang. Ada sekitar 8 orang direhab berstatus PNS,” jelas Rebby, usai menggelar rehabilitasi gratis di simpang tiga Tugu Emass Tebing Tinggi, Kamis (3/12/2015).

imagesRebby mengaku, penyebab tidak tercapainya target ini salah satunya karena sosialisasi yang dilakukan pihaknya kurang maksimal. Namun pada 2016 nanti sosialisasi rehabilitasi ini akan lebih ditingkatkan.

“Target rehabilitasi di 2016 naik 50 persen dari 2015 yakni 300 orang. Oleh sebab itu sosialisasi akan kami tingkatkan. Kami akan jemput bola, mendatangi pencandu narkoba supaya direhab,” bebernya.

Sementara itu, Kepala BNN Empat Lawang, H Amancik M bahwa rehab narkoba ini gratis alias tanpa dipungut biaya. Baik rawat jalan maupun rawat inap. Pihaknya selalu terbuka dan berharap penyalahguna narkoba bisa datang langsung ke BNN, namun pihaknya juga siap jemput.

Rahab ini ada dua macam, rawat jalan dan rawat inap. Rawat jalan jika korban belum terlalu kecanduan. Tapi kalau sudah pecandu berat dan mengganggu kejiwaan harus rawat inap di RS Jiwa di Palembang. “Tapi jika masih sadar kami kirim ke tempat rehab di kawasan Sumsel, Batam atau di Lido Bogor,” ujarnya.

Adapun kegiatan sosialisasi rehab gratis di simpang Tugu Emass Tebing Tinggi, pihak BNN dibantu Satlantas Polres Empat Lawang membagikan bunga, stiker dan brosur. Anehnya, banyak pengendara sepeda motor berbalik arah, takut karena mengira razia gabungan.

TEKS : T PAMUNGKAS (KONTRIBUTOR)

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *